Waspada Perawat Rentan Jadi Korban Virus Corona

Senyumperawat.com – Himbauan resmi dari PPNI kepada perawat terkait merebaknya Virus Corona telah dirilis. Kendati demikian, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bandung Barat, mengimbau kepada seluruh perawat agar tidak panik. Namun harus tetap meningkatkan kewaspadaan terkait dengan merebaknya Novel Corona Virus (NCoV)/Virus Corona. Sebab perawat paling rentan menjadi korban Virus Corona.

Kondisi tersebut dipertegas dengan keluarnya Surat Edaran Nomor : 002/PPNI-KBB/SE/I/20 tentang Kesiapsiagaan Perawat Dalam Menghadapi Infeksi Novel Coronavirus (2019-nCoV).

“Perawat sangat rentan terhadap ancaman virus Corona, karena tugasnya selalu berhubungan dengan pasien atau penderita. Memang ini menjadi sebuah konsekuensi dari profesi seorang perawat, maka dari itu penjagaan diri perlu dilakukan,” kata Ketua DPD PPNI Kabupaten Bandung Barat, Aditya Duta Tirani di Padalarang, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Benarkah Virus Corona Berhubungan dengan Kelelawar?, Menkes: Tidak Ada, Hoax Itu

Dalam surat edaran tersebut, lanjut Aditya, disebutkan jika mengalami gejala demam, batuk, sakit tenggorokan, letih, lesu disertai kesulitan bernafas, segera periksa ke dokter, konsumsi cukup air agar tubuh terhidrasi dengan baik, istrahat yang cukup dan konsumsi gizi seimbang, perhatikan etiket batuk dan bersin, serta hindari kontak langsung/jarak dekat dengan penderita ISPA.

“Saat merawat pasien, selalu menggunakan alat pelindung diri (APD), hindari bersentuhan langsung dengan hewan liar, dan terapkan lima momen cuci tangan di lingkungan kerja,” sarannya.

Ia tidak memungkiri, sejak merebaknya virus corona di Kota Wuhan, China. Tidak hanya menimbulkan kecemasan di masyarakat, juga dirasakan para tenaga medis, seperti dokter dan perawat. Bahkan dikabarkan ada beberapa tenaga kesehatan yang menjadi korban Virus Corona hingga hari ini.

“Sebab, dokter dan perawat selalu berhubungan langsung dengan penderita. Mereka sangat rentan tertular saat tengah merawat pasien. Risiko terpapar penyakit ini sangat tinggi, sehingga perlu dilakukan sejumlah langkah antisipasi,” paparnya.

Baca juga: Seorang Perawat Tertular Corona Saat Bertugas

“Sampai sekarang belum ada vaksin untuk mencegah penyebaran virus yang dapat menyebabkan kematian ini. Oleh karena itu para perawat harus dapat menjaga diri supaya mereka tidak tertular,” tuturnya.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Leave a Reply

Tinggalkan Komentar

  Subscribe  
Notify of
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker