Ciri Sperma Tidak Sehat, Ada 3!

Ciri Sperma Tidak Sehat, Ada 3

Senyumperawat.com – Ciri sperma tidak sehat itu tidak bisa ditinjau dari satu aspek saja. Beberapa orang sering mengaitkan antara tingkat kental atau encernya sperma sebagai ciri tidak subur. Tidak semudah itu. Ada baiknya kita kaji lagi aspek lain untuk menguatkannya. Hal ini perlu ditelaah secara ilmiah agar masyarakat khususnya lelaki bisa mengambil sikap harus bagaimana.

Seperti dikutip dari laman Mayo Clinic, ada beberapa komponen dasar untuk menilai sperma. Beberapa di antaranya adalah struktur (bentuk), jumlah, dan kemampuan geraknya. Indikator penilaiannya ada pada ketiga faktor tersebut.

Ciri sperma tidak sehat

Sperma bisa dikatakan tidak sehat apabila ada masalah pada komponen penilaian di atas. Maka, untuk mengetahuinya mari kita simak penjabaran di bawah ini.

1. Jumlah sperma sedikit

Pada keadaan normal, seorang pria mampu mengeluarkan semen (air mani) yang mengandung lebih dari 15 juta sel sperma per mililiternya. Apabila jumlahnya kurang dari angka tersebut, hal ini bisa jadi ciri bahwa sperma Anda tidak sehat.

Beberapa pria bahkan bisa mengalami azoospermia, yakni keadaan ketika semen tidak mengandung sel sperma sama sekali. Kondisi ini dapat menurunkan peluang untuk memiliki anak sebab tidak banyak sperma yang bersaing menuju sel telur.

Secara kasat mata, semen yang hanya mengandung sedikit sel sperma akan tampak lebih encer dan berair. Oleh karena teksturnya encer, semen juga tidak terlalu lengket seperti pada umumnya. Apabila diamati dengan saksama, warna semen bukan lagi putih pekat ataupun kelabu. Anda mungkin mendapati warnanya lebih pudar atau cenderung tembus pandang menyerupai air.

2. Kelainan bentuk sel sperma

Sel sperma normal memiliki bagian kepala berbentuk lonjong dan ekor yang panjang. Sementara sel sperma yang tidak sehat memiliki ciri khas berupa kelainan bentuk, baik pada kepala, ekor, maupun bagian lainnya.

Setiap pria sebenarnya akan menghasilkan sperma dengan bentuk yang tidak normal. Jumlah sperma yang tidak normal bahkan bisa menyamai jumlah sperma yang sehat. Hal ini amat wajar selama sperma yang sehat bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Sayangnya, bentuk sel sperma tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang.

Diperlukan uji analisis sperma untuk mengetahui besarnya persentase sel sperma normal. Kehamilan biasanya lebih lama terjadi jika jumlah sel sperma normal kurang dari 4 persen.

3. Sperma tidak cukup lincah

Sel sperma harus mampu berenang dengan lincah menyusuri mulut rahim hingga tuba falopi untuk dapat membuahi sel telur. Tidak adanya kemampuan ini menjadi ciri lain dari sel sperma yang tidak sehat.

Berkurangnya kelincahan sperma dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Mulai dari gangguan fungsi organ reproduksi yang dibawa sejak lahir hingga infeksi, cedera, operasi, serta kelainan fungsi dan bentuk testis.

Seperti bentuk sel sperma, kelincahan sel sperma juga hanya bisa diukur melalui uji analisis sperma. Hasil uji menggambarkan persentase sel sperma yang mampu bergerak. Sel sperma tergolong tidak sehat jika yang mampu bergerak kurang dari 32 persen.

Jadi, ciri sperma yang tidak sehat tergambarkan dari:

  1. Jumlahnya yang sedikit,
  2. Bentuknya yang tidak normal,
  3. Kemampuan geraknya yang terbatas.

Oleh sebab itu, metode terbaik untuk menguji kualitas sperma Anda adalah dengan menjalani pemeriksaan laboratorium. Jangan lupa pula untuk konsultasi dengan dokter kepercayaan keluarga Anda.

Pos terkait