Berdakwahlah Apa pun Profesimu, Cara Berdakwah Sebagai Perawat

Senyumperawat.com – Berdakwah merupakan tuntutan dari Allah kepada hamba-Nya yang telah mendapatkan ilmu. Sudah diamalkan atau pun belum, tak ada salahnya dan tidak ada yang menyalahkan jika ingin menyampaikan sesuatu. Itulah indahnya Islam. Seseorang tidak dituntut untuk mengamalkan terlebih dahulu baru boleh berdakwah. Justru dengan ia menyebarkan sembari belajar mengamalkan itu akan lebih banyak mendapatkan motivasi. Begitu pun berdakwah sebagai perawat.

Berdakwah memiliki karakter yang fleksibel. Tidak harus menjadi da’i atau ustadz untuk mendapatkan pahala berdakwah. Intinya adalah Anda menyampaikan bagian dari ilmu yang telah Allah hamparkan di muka bumi ini. Khususnya ilmu agama yang mengikuti tuntunan Kitabullah (Al Quran) dan Sunnah Rosulullah shollallaahu ‘alayhi wa sallam.

Dalam kehidupan sehari-hari, berdakwah itu cangkupannya begitu luas. Bisa dengan lisan atau perbuatan bahkan sekarang media dakwah begitu banyak. Sebagai perawat, tentunya bisa dengan semuanya itu.

Cara berdakwah sebagai perawat

Perawat yang bekerja di instansi kesehatan otomatis bersinggungan langsung dengan pasien. Maka, beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Mengingatkan pasien untuk senantiasa mengingat Allah
  2. Menyampaikan pentingnya ibadah baik saat sakit dan sehat
  3. Mengajarkan cara beribadah saat sakit
  4. Memberikan buku-buku keislaman
  5. Membuat kebijakan yang memudahkan pasien untuk beribadah
  6. Menyediakan fasilitas ibadah yang memadai
  7. dan lain sebagainya

Tentunya masih banyak peran dakwah sebagai seorang perawat yang bisa diraih. Sebagaimana nasihat Ustadz Adi Hidayat dalam video, tentunya kita bisa menilai kemampuan diri kita. Peran apa yang akan kita lakukan agar dapat berperan dalam mendakwahkan Islam. Profesi perawat adalah profesi yang begitu cocok jika dipadukan dengan unsur spiritualitas di dalamnya.

Baca juga: Pahala Perawat Saat Merawat Pasien

Kesembuhan bukanlah mutlak dari obat yang diberikan, lain daripada itu sungguh Allah yang kuasa memberi penyakit begitu pula obatnya. Jadi, selalu mengingatkan pasien untuk mengingat Allah adalah salah satu sarana yang baik untuk memperkuat aqidah pasien. Sebab, tidak jarang ada orang sakit yang justru makin jauh dari Allah. Ada pula yang hanya ingat Allah kala sakit itu, setelah lupa. Di situlah, selama dirawat hendaknya perawat mengambil peran juga sebagai juru dakwah.

Pos terkait