Bagaimana Bayi Bernafas dalam Kandungan?

Bagaimana Bayi Bernafas dalam Kandungan

Senyumperawat.com – Sebagian kita mungkin masih ada yang bertanya-tanya perihal ini. Kira-kira, bagaimana bayi bernafas dalam kandungan? Apakah ada oksigen dalam rahim ibu? Atau oksigen masuk saat ibu bernafas atau bagaimana ya?

Mungkin ada yang membayangkan kalau bayi bernafas dengan hidungnya. Kalau anak kecil yang sudah pernah melihat ikan, boleh jadi ia membayangkan kalau nafasnya dengan insang seperti ikan. Ya mungkin begitu imajinasi orang akan berbeda-beda.

Fakta bagaimana bayi bernafas dalam kandungan

Ternyata, janin dalam kandungan bisa bernafas bukanlah dengan insang seperti ikan. Bahkan bukan pula dengan hidungnya. Faktanya mereka memenuhi kebutuhannya akan oksigen melalui tali pusar yang terhubung dengan tubuh ibunya.

Pertukaran antara karbondioksida dan oksigen pun terjadi pada tali pusar. Dengan kata lain, setelah ibu bernapas, darah ibu yang telah mengikat oksigen akan dialirkan ke janin melalui tali pusar hingga mencapai jantung janin. Kemudian jantung bayilah yang akan memompa darah yang kaya akan oksigen itu ke seluruh tubuh bayi.

Jadi, meskipun selama masih berupa janin, bayi bernafas dalam kandungan dengan bantuan dari ibunya. Setelah dilahirkan, bayi akan mampu langsung bernafas menggunakan tubuhnya sendiri. Air ketuban yang mengisi paru-parunya saat masih di dalam kandungan pun akan mengering dengan sendirinya setelah ia dilahirkan.

Demikian fakta yang terjadi pada janin dalam rahim. Allah menciptakan manusia dengan segala macam perniknya. Termasuk dalam mekanisme mulai janin terbentuk hingga bagaimana ia lahir dan tumbuh.

Akan sangat rumit untuk ditelaah secara ilmiah. Namun dari penelitian ilmiah tersebut kita jadi bisa mengetahui banyak hikmah di dalamnya. Termasuk konsep bagaimana janin bernafas dalam kandungan. Ikatan antara ibu dan anak sangatlah dalam. Seluruh apa yang dikonsumsi oleh ibu akan bisa pula dirasakan oleh si anak. Bahkan secara psikologis pun bisa saja dirasakan oleh si anak yang masih belum mengenal dunia luar itu.

Manusia diciptakan dengan sedemikian rupa. Tetap bersyukur kepada Allah atas segala nikmat ini. Semoga Allah selalu memberikan pertolonganNya kepada kita semua.

Pos terkait