Peringatan Keras Bagi Perokok yang Suka Ngeyel Diomongin, Penyebab PPOK

Peringatan Keras Bagi Perokok yang Suka Ngeyel Diomongin, Penyebab PPOK

Senyumperawat.com – Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu panjang. Penyakit ini menghalangi aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak, sehingga penderitanya sulit bernapas. Nah, merokok adalah salah satu penyebab PPOK.

Penyebab terbesar seseorang terkena PPOK adalah karena merokok. Namun juga ada faktor penyebab lainnya yang paling sering seseorang bisa terkena PPOK yaitu, menghirup debu, uap zat kimia, serta asap bahan bakar kendaraan.

Meskipun seseorang bisa didiagnosis menderita PPOK pada usia 40 tahun ke atas, bukan berarti pada usia 40 tahun ke bawah tidak bisa terserang PPOK.

“Jadi umumnya orang merokok itu butuh waktu lama baru dia berkembang (penyakitnya) sekitar minimal 20-30 tahun, itu sebabnya baru terdeteksi di umur 40 tahunan. Tapi kalau dia merokok dari umur 15 tahun atau 10 tahun, mungkin umur 35 sudah PPOK,” jelas Prof dr Faisal Yunus, PhD, SpP(K) dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dalam peringatan Hari PPOK Sedunia 2019, di kantor PDPI, Kamis (26/11/2019).

Hal ini menjadi peringatan bagi anak muda untuk tidak merokok, karena cikal bakal dari PPOK terjadi dari kebiasaan buruk dalam merokok di usia muda.

Bahkan pada saat ini tren merokok sudah tidak hanya menggunakan rokok konvensional, melainkan sudah mulai beralih ke rokok elektronik atau biasa yang disebut dengan vaping.

Hal ini tidak berlaku hanya bagi rokok konvensional. Rokok dalam bentuk vape juga menjadi salah satu penyebab PPOK.

“Rokok elektronik juga mengeluarkan zat-zat yang juga berbahaya, yang dapat membuat iritasi. Bayangkan zat itu terhirup berulang kali membuat sel yang teriritasi bertambah besar dan bertambah banyak,” tambah dr Faisal.

Pos terkait