Perawat yang Religius Itu Penting Buat Ngingetin Pasien Ibadah

Perawat yang Religius Itu Penting Buat Ngingetin Pasien Ibadah

Senyumperawat.com – Seorang perawat yang religius itu menjadi salah satu hal yang penting dimiliki oleh perawat. Khsususnya perawat yang berhadapan langsung dengan pasien. Perawat dengan keilmuan yang baik, juga dapat pula memberikan banyak manfaat. Mungkin sebagian sobat pembaca pernah melihat beragam kondisi pasien di rumah sakit. Masalahnya, bagian keagamaan atau kerohanian tak setiap hari menghampiri pasien. Pada hari tertentu saja datang mendoakan dan mengingatkan untuk ibadah.

Di sini, peran perawat yang religius akan sangat berguna. Pasien yang ada di rumah sakit akan sangat membutuhkan suntikan spiritual selain suntikan obat-obatan.

Muat Lebih

Peran perawat yang religius di rumah sakit

Ada banyak peran yang bisa dimasukkan dalam SOP jika rumah sakit tersebut mendukung upaya penyembuhan dari sisi spiritual. Perawat muslim atau muslimah mesti memahami dulu bagaimana kaidah keilmuan khususnya soal fiqih ketika sakit. Cara wudhu, cara sholat dan lain sebagainya saat kondisi sakit. Terkadang tak semua orang sudah memahami bagaimana caranya.

Beberapa peran perawat di rumah sakit untuk menunjang aspek spiritualitas antara lain:

  1. Mengingatkan bahwa Allah adalah Mahapenyembuh dan obat hanyalah perantara
  2. Menyampaikan ayat-ayat Al Quran atau hadits tentang penyakit dan obat
  3. Membimbing untuk beribadah kala sakit sesuai kondisi pasien
  4. Mengajarkan do’a-do’a yang sunnah untuk dibaca saat sakit
  5. Mengajarkan ruqyah mandiri

Itulah sebagian dari peran perawat saat di rumah sakit. Beberapa di antaranya mesti tertanam bahwa pasien juga merupakan lahan dakwah yang harus terus disapa hatinya.

Dalam kondisi sakit, tentunya akan banyak aktivitas ibadah yang sulit dilakukan. Di situ peran perawat juga dapat membimbing ibadah pasien. Terlebih lagi jika keluarga juga termasuk dari kalangan yang belum begitu paham agama. Dikhawatirkan aspek spiritualitas tersebut justru diabaikan. Padahal dengan adanya sakit itu, harusnya nilai ibadah makin ditingkatkan karena itu bisa saja teguran.

Nikmat sehat haruslah disyukuri. Tak sedikit orang diuji dengan sebuah penyakit bukan menjadikan dirinya makin memperbaiki ibadah. Oleh karena itu, mengingatkan orang lain untuk kembali mengingat Allah adalah sebuah kebaikan pula. Bisa menjadi ladang amal yang lebih bagi seorang perawat yang religius.

Pos terkait