Nasib Tenaga Honorer RSUD Cut Nyak Dhien, Siap-Siap PHK

Nasib Tenaga Honorer RSUD Cut Nyak Dhien, Siap-Siap PHK

Senyumperawat.com – Nasib tenaga honorer RSUD Cut Nyak Dhien tinggal menanti kapan mesti PHK. Sebanyak 294 orang tenaga harian lepas alias honorer di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, akan terkena kebijakan PHK (pemutusan hubungan kerja).

Kebijakan yang akan diterapkan mulai Desember 2019 ini dilakukan guna mengatasi defisit anggaran untuk membayar upah tenaga kerja.

Muat Lebih

“Sebagian besar THL yang akan diberhentikan tersebut terdiri dari petugas kesehatan seperti bidan, perawat dan beberapa tenaga kesehatan lainnya,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (HUmas) RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Susi, Selasa (19/11).

Dijelaskan, apabila manajemen RSUD tidak mengambil kebijakan tersebut, dikhawatirkan operasional rumah sakit milik pemerintah daerah itu akan mengalami problem keuangan sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap pelayanan masyarakat. Pada akhirnya, nasib tenaga honorer RSUD tersebutlah yang dikorbankan.

Kebijakan ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti adanya sejumlah tenaga harian lepas yang diduga belum memiliki surat tanda registrasi (STR) terhadap profesi masing-masing seperti bidan atau pun perawat.

Susi mengatakan, manajemen rumah sakit harus mengambil kebijakan penyesuaian tenaga kerja untuk merasionalkan antara pendapatan dan pengeluaran anggaran.

“Sejauh ini kebijakan penyesuaian tenaga kerja ini masih dilakukan pembahasan, dan paling lambat pada Desember 2019 ini kebijakan tersebut akan direalisasikan,” kata Susi.

Pos terkait