Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Senyumperawat.com – Konsep tumbuh kembang anak memang selalu beriringan. Tak bisa dijauhkan satu sama lain. Namun, barangkali masih ada yang belum begitu jelas memahami tentang perbedaan pertumbuhan dan perkembangan itu. Oleh karenanya, penting sekali untuk bisa membedakan keduanya. Hal ini terkait dengan metode untuk memberikan stimulasi pada anak agar tumbuh kembangnya lebih optimal dan terukur sesuai tahapan.

Pertumbuhan atau istilah bahasa asingnya disebut dengan growth adalah perubahan yang bersifat kuantitatif,. Perubahan ini berkaitan dengan bertambahnya jumlah, ukuran, dimensi pada tingkat sel, organ, maupun individu. Perubahan organ tersebut misalkan bentuk ukuran badan, perubahan otot, tulang, kulit, rambut dan kelenjar.

Secara umum, pertumbuhan pada anak melibatkan anatomi tubuh. Fisik akan tampak bertambah besar akibat ukuran sel tubuh yang juga tumbuh. Selain itu jumlah selnya pun bertambah seiring waktu. Oleh karenanya, jika pertumbuhan tersebut tidak berjalan sesuai tahapan tumbuh kembang, bisa dinilai pertumbuhannya normal atau tidak.

Pertumbuhan fisik dapat dinilai dengan satuan ukuran matematis. Di antaranya dengan berat (gram, pound, kilogram), ukuran panjang (centimeter, meter) umur tulang, dan tanda-tanda seks sekunder.

Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan

Kalau pertumbuhan bersifat kuantitatif, berbeda dengan perkembangan yang lebih bersifat kualitatif. Seiring dengan pertumbuhan, seseorang akan mengalami penyempurnaan fungsi sosial dan psikologis dalam diri yang berlangsung sepanjang hidup manusia.

Menurut para ahli, perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Perkembangan merupakan proses perubahan individu yang terjadi dari kematangan dan pengalaman yang merupakan interaksi antara individu dengan lingkungan sekitar.

Dalam Depkes (2007), dijelaskan bahwa perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Misalnya perkembangan sistem neuromuscular, kemampuan bicara, emosi dan sosialisasi.

Baca juga: Teknik Stimulasi Supaya Anak Cepat Bicara

Ciri-ciri pertumbuhan

Pertumbuhan dapat dinilai dari beberapa perubahan yaitu

  1. Perubahan ukuran, terlihat jelas pada pertumbuhan fisik dengan bertambahnya umur anak terjadi pula penambahan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lain-lain.
  2. Proporsi tubuh, perubahan proporsi tubuh sesuai dengan bertambahnya umur anak, proporsi tubuh seorang bayi baru lahir sangat berbeda dibandingkan tubuh anak ataupun orang dewasa.
  3. Hilangnya ciri-ciri lama, selama proses pertumbuhan terdapat hal-hal yang terjadi perlahan-lahan seperti menghilangnya kelenjar timus, lepasnya gigi susu dan menghilangnya refleks-refleks primitif.
  4. Timbul ciri-ciri baru, dikarenakan pematangan fungsi-fungsi organ, seperti tumbuh gigi permanen.

Ciri-ciri perkembangan

Perkembangan melibatkan perubahan, yaitu terjadi bersamaan dengan pertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi. Misalnya, perkembangan sistem reproduksi disertai dengan perubahan pada organ kelamin. Perubahan-perubahan ini meliputi perubahan ukuran tubuh secara umum, perubahan proporsi tubuh, berubahnya ciri-ciri lama dan timbulnya ciri-ciri baru sebagai tanda kematangan suatuorgan tubuh tertentu.

Baca juga: Dalil Lengkap Keutamaan Memiliki Anak Perempuan Dibanding Anak Lelaki

Perkembangan awal menentukan perkembangan selanjutnya. Seseorang tidak akan melewati satu tahap perkembangan sebelum dia melewati tahapan sebelumnya. Misalnya, seorang anak tidak akan bisa berjalan sebelum dia berdiri. Karena itu perkembangan awal merupakan masa kritis karena akan menentukan perkembangan selanjutnya.

Perkembangan juga memiliki tahap yang berurutan, tahap ini di lalui seorang anak mengikuti pola yang teratur dan berurutan, dan tahap-tahap tersebut tidak bisa terjadi terbalik. Misalnya, anak lebih dahulu mampu berdiri sebelum berjalan, mampu membuat lingkaran sebelum mampu mampu membuat gambar kotak, dan lain-lain.

Referensi:

Depkes RI. (2007). Pemberian Makanan Pendamping ASI Lokal. Jakarta

Soetjiningsih. (2013). Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta : EGC

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker