Muncul Tagar #SavePerawat #SaveJumraini di Medsos Tolak Kriminalisasi Perawat

Senyumperawat.com – Semua ini bermula dari kasus kriminalisasi perawat bernama Jumraini. Ia didakwa dengan tuduhan malpraktik kendati tak cukup bukti untuk menjeratnya. Akibatnya, ribuan massa yang berasal dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dari berbagai daerah di Lampung melakukan aksi turun ke jalan. Mereka berkumpul di halaman Stadion Sukung Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Kamis (3/10). Tak hanya itu, di media sosial pun bermunculan tagar #SavePerawat #SaveJurmaini.

Aksi yang diberi nama ‘Satu aksi demi Jumraini sebagai Pesakitan dilakukan dengan longmarch dari halaman parkir Stadion Sukung Kotabumi, lalu berjalan kaki dengan rute jalan ARPN, menuju pengadilan Negeri Kotabumi, berjalan kembali menuju Pemkab Lampura.

Ribuan massa tersebut menuntut keadilan, karena demi menjalankan tugas keprofesiannya Jumraini harus berujung di meja persidangan. Saat ini, perawat malang tersebut masih menjalani proses persidangan di PN Kotabumi.

“Kalian bisa membayangkan, seorang ibu yang sedang mengandung anaknya berumur lima bulan harus mendekam di penjara karena tidak mendapatkan keadilan. Belum lagi anak kecil yang masih membutuhkan asi harus dipisahkan dari orang tuanya.Tolong bebaskan teman kami ini, meski tidak seratus persen. Demi rasa kemanusiaan,” kata Hasan, orator aksi dari PPNI Bandarlampung dikutip dari Radarlampung.

Foto dan tagar tolak kriminalisasi perawat

Para perawat yang empati terhadap Jumraini memanfaatkan media sosial untuk melakukan aksi serupa. Baik di Twitter, Instagram dan Facebook pun banyak bermuncul tagar tersebut. Sebagian disertakan pula foto dengan mengenakan pita hitam pada lengannya.

Baca juga: Kumpulan Foto Aksi Perawat Lampung Putihkan Kota Bumi Tuntut Keadilan Jumraini

Seperti yang dicuitkan oleh @Rezarez68252227. Ia menuliskan “TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC. #saveperawat #savemedis  #savejumraini  #SaveIndonesia.

Ada pula dicuitkan oleh akun @Ulfaazzahra_. Dalam cuitannya ia menuliskan, “Ditolong salah, Ga ditolong marah. Jadi serba salah.  #saveperawat #savejumraini”. Cuitan tersebut disertai dengan fotonya mengenakan pita hitam pada lengan.

Dengan sedikit diserai curhat betapa dedikasi perawat pada profesi itu tinggi, akun bernama Mila (@RuhulMillah_) menuliskan kalimat cukup panjang. “Udah biaya kuliah perawat mahal, masih ukom, nunggu STRr berbulan” buat bisa kerja eh giliran nolongin orang trs orangnya meninggal dilaporin polisi. Ga paham lagi sm indonesian people #savejumraini”, cuitnya.

Baca juga: Perawat Jumraini Dipenjara Padahal Sedang Hamil, PPNI Turun Aksi Solidaritas

Akun Albi Setia Pradana (@AlbiSetia) turut mengunggah foto mahasiswa keperawatan UMITRA Lampung. Dengan membawa beragam spanduk, mereka turun memviralkan tagar #SavePerawat #SaveJumraini.

Turut meramaikan tagar serupa, akun Annisa Rahmi (@aanissarahmi) memposting gambarnya dengan mengenakan pita hitam di lengannya.

Foto aksi solidaritas SavePerawat SaveJumraini oleh Annisa Rahmi (@aanissarahmi)
Foto aksi solidaritas SavePerawat SaveJumraini oleh Annisa Rahmi (@aanissarahmi)
Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker