Aksi Demo Perawat Gorontalo Tuntut Stop Kriminalisasi Perawat, Solidaritas Perawat Jumraini

Aksi Demo Perawat Gorontalo Tuntut Stop Kriminalisasi Perawat
Foto: Hulondalo

Senyumperawat.com – Para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Gorontalo gelar aksi demo. Aksi demo perawat ini merupakan aksi damai yang diselenggarakan terkait keprihatinan atas kasus yang menimpa Jumraini di Lampung.

Aksi dimulai dari perlimaan Telaga. Selanjutnya massa bergerak ke DPRD Provinsi Gorontalo, dan terakhir di kantor Gubernur Gorontalo.

Atas aksi tersebut, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adnan Entengo memberikan respon positif. Ia menegaskan, akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para perawat, di lembaga sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.

Baca juga: Perawat Jumraini Dipenjara Padahal Sedang Hamil, PPNI Turun Aksi Solidaritas

Ketua PPNI Gorontalo, Rhein Djunaid, mengatakan, saat ini banyak terjadi kriminalisasi yang menimpa para perawat. Untuk itu, dirinya mengimbau agar Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat membuat perda perlindungan terhadap para perawat.

“Pemerintah provinsi harus dapat membuat Perda mengenai perlindungan terhadap para perawat. Sehingga pemerintah dapat memperhatikan nasib dan kesejahteraan perawat,” kata Rhaein Djunaid dalam orasinya dikutip dari Kronologi,

Ada beberapa tuntutan yang disampaikan kepada legislatif terkait masalah yang dihadapi oleh perawat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Di antaranya adalah

  • Pemerintah provinsi harus dapat membuat Perda mengenai perlindungan terhadap para perawat
  • Meminta kepada pemerintah untuk membantu kesejahteraan perawat. Saat ini honor para perawat belum juga dibayar lantaran keterlambatan pembayaran BPJS.
  • Perlunya perhatian pemerintah tentang distribusi perawat ke daerah terpencil (satu desa satu perawat)
  • Meminta Pemerintah memberikan perhatian atas kasus yang dialami oleh sejawat perawat di Provinsi Lampung

“Aspirasi terakhir dari kami, bahwa aksi ini bentuk keprihatinan kami atas kasus hukum yang dialami salah seorang perawat di Provinsi Lampung,” ungkap Rhein.

Baca juga: Muncul Tagar #SavePerawat #SaveJumraini di Medsos Tolak Kriminalisasi Perawat

Usai mendengarkan aspirasi tersebut, Adnan memberikan apresiasi terhadap aksi demo perawat di Provinsi Gorontalo ini. Sebagai wakil rakyat, dia akan menindaklanjuti semua aspirasi yang di sampaikan, melalui rapat bersama anggota legislatif lainnya.

Pos terkait