Waduh, Kasus Perceraian ASN Tenaga Kesehatan Meningkat

Senyumperawat.com – Kasus perceraian ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Karanganyar masih saja terjadi. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar bahkan mencatat jumlah kasus tersebut masih tinggi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengaku menerima laporan kasus perceraian ASN bidang kesehatan yang meningkat. Baik di Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencan (DP3AKB). Untuk itu, dia meminta jajarannya menjaga keharmoniasan rumah tangga para ASN. Sementara perceraian ASN di kalangan pendidik mengalami penurunan.

”Jaga keharmonisan rumah tangga. Pemerintah sudah berupaya melakukan pembinaan. Dari laporan, memang di kalangan pendidikan sudah mengalami penurunan. Justru sekarang malah di kalangan kesehatan yang naik,” kata bupati saat pemberian surat keputusan (SK) Kenaikan Pangkat ASN di halaman kantor BKPSDM kemarin.

Baca juga: Potret Aksi Mahasiswa Kesehatan Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

ASN bidang kesehatan yang dimaksud seperti dokter, perawat, hingga petugas medis lainnya. Kepala BKPSDM Karanganyar Siswanto mengungkapkan, pihaknya tidak lelah memberi pembinaan dan berusaha merukunkan keluarga ASN yang diambang perceraian. Baik itu pasangan suami istri (pasutri) sesama ASN, maupun pasutri yang salah satunya bukan berstatus ASN.

”Setiap pekan kami memberi pembinaan terhadap tiga sampai empat pasangan. Kalau jumlah pastinya belum tahu persis. Tapi memang ada peningkatan. Rata – rata karena konflik pribadi,” jelas Siswanto.

Di sisi lain 487 ASN menerima SK kenaikan pangkat. Mulai dari golongan IV/A naik menjadi IV/B sebanyak 124 orang, dan golongan III/D ke bawah sebanyak 368 orang.

Baca juga: Oknum Polisi Ini Tampar Perawat RSUD Rembang Saat Melakukan RJP

”Untuk yang 487 orang tersebut telah mendapatakn nota persetujuan dari BKN. Dan yang kita usulkan kemarin adalah 616 orang, sisanya yang belum mendapatkan. Saat ini masih bertahap dan awal bulan dimungkinkan akan turun SK tersebut,” jelas Siswanto. (Source: Jawapos)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker