Tips Agar Anak Suka Minum, Waspada Jika Ia Kurang Cairan

Senyumperawat.com – Minum bagi manusia sangatlah penting. Termasuk pula bagi anak-anak. Masalahnya kadang orang tua mesti berpikir keras karena si kecil susah minum. Di sisi lain ia sangat aktif. Di sinilah rasanya perlu memperhatikan beberapa tips agar anak suka minum yang akan kita bahas di sini.

Tiap tahapan pertumbuhan usia seseorang, maka kondisi tubuh akan berubah pula. Termasuk ukuran tubuh seseorang akan mengalami pertumbuhan karena sel bertambah baik secara jumlah dan ukuran. Maka kebutuhan cairannya juga akan berubah. Oleh karenanya asupan cairan harus disesuaikan pula dengan anatomi fisiologi seseorang. Termasuk pula aktivitas fisik yang kadang sangat memerlukan cairan untuk mengganti cairan yang digunakan saat aktivitas.

Kebutuhan cairan pada anak-anak

Semakin kecil tubuh seseorang, maka kebutuhan cairannya akan lebih sedikit. Sebagai gambaran sederhana, kalau orang dewasa sering kita dapati pesan iklan di televisi terkait kebutuhan cairan. Disebutkan kalau minimal kita membutuhkan minum 8 gelas sehari. Estimasinya antara 2 hingga 2,5 liter. Itu kalau dewasa, bagaimana kalau anak-anak?

Tentunya kebutuhan cairan untuk anak-anak akan jauh berbeda dengan dewasa. Untuk anak usia bayi 0-6 bulan, kira-kira membutuhkan 0,7 liter cairan tiap harinya. Untuk usia 6 bulan ke bawah, si kecil hanya disarankan ASI eksklusif.

Ketika usianya bertambah, begitu pun dengan ukuran tubuhnya, maka kebutuhan cairan akan meningkat. Anak usia 7–12 bulan, membutuhkan cairan kurang lebih 0,8 liter per hari. Pada usia ini, anak sudah boleh diberikan makanan atau minuman lain selain ASI. Istilahnya akrab kita ketahui dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Memasuki usia 1-3 tahun, lagi-lagi kebutuhan cairannya akan bertambah. Kebutuhan cairannya adalah 1,3 liter per hari. Sedangkan untuk usia 4-8 tahun, kebutuhan cairannya 1,7 liter per hari. Begitu pentingnya minum sampai-sampai kebutuhan cairan harus terpenuhi. Seseorang yang kekurangan cairan bisa berujung pada terpengaruhinya keseimbangan tubuh. Efek paling berbahayanya adalah terjadi dehidrasi.

Pada anak kecil, kekurangan cairan akan begitu tampak tanda gejalanya. Penelitian menyebutkan bahwa anak yang kehilangan 1 persen cairan tubuh akan mengalami peningkatan suhu tubuh dan rasa haus berlebihan. Gejala lain yang mungkin timbul adalah mulut kering, rasa kesemutan di anggota gerak. Termasuk juga kesulitan BAB (konstipasi). Jika kekurangan cairan sangat banyak hingga masuk kategori dehidrasi berat, ia bisa saja mengalami penurunan kesadaran.

Tips agar anak suka minum

Minuman yang dimaksud di sini adalah air putih. Bukan air gula atau bahkan air soda. Sebaiknya hindari pula memberikan minuman manis atau mengandung gula berlebih pada anak. Hal ini karena minuman tersebut berpotensi membuat anak mengalami obesitas atau kegemukan nantinya.

Baca juga: Panduan Praktis Mengatasi Diare Pada Anak di Rumah

Agar anak suka minum air putih, memang perlu beberapa tips yang dikembangkan. Peran orang tua akan sangat membantu. Beberapa hal di bawah ini semoga dapat memberikan inspirasi bagaimana caranya agar anak bisa minum hingga kebutuhan cairannya terpenuhi.

Selalu siapkan minum di dekatnya

Menyiapkan minum adalah salah satu caranya. Selalu hadirkan minuman di dekat anak. Jadi jika ia merasa kehausan, segera berikan minum tersebut. Jika misalkan anak sudah sekolah, pastikan salah satu bekalnya adalah minuman. Jangan lupa untuk berikan pesan selama sekolah untuk minum hanya dari minuman yang terjaga kebersihannya. Aktivitas anak selama di sekolah mungkin saja banyak menguras energi termasuk cairan tubuh. Selalu tersedianya minuman baginya akan sangat membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.

Biasakan minum usai makan

Membiasakan anak untuk minum usai makan akan membantunya memenuhi asupan cairan tubuh. Bisa juga disiasati dengan membuatkannya makanan yang berkuah. Tak hanya makanan berkuah, cereal juga mungkin bisa jadi alternatif. Pada saat sarapan misalnya dengan cereal karena di situ biasanya ditambahkan dengan susu atau air untuk memakannya. Kemudian untuk menu makan siang berikan makanan berkuah. Namun tetap siapkan minum di sebelahnya saat makan.

Baca juga: Teknik Stimulasi Supaya Anak Cepat Bicara

Jangan lelah menawarkannya minum

Kadang ada anak yang sangat sulit untuk minum. Karena keasyikan bermain, ia pun lupa untuk minum. Pada posisi ini, Anda wajib menawarkan air putih sesering mungkin di sela-sela waktu bermainnya. Selain mencegah dehidrasi, tindakan ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh anak.

Berikan contoh

Anak adalah sosok peniru yang andal. Tunjukkan pada anak betapa minum yang cukup itu bagian dari hidup sehat. Caranya bisa dengan mencontohkan cara minum yang benar. Minum dengan posisi duduk dan tak lupa membaca do’a. Kemudian, sesering mungkin tampakkan padanya saat Anda minum. Anak akan secara perlahan mengikuti kebiasaan orang tuanya.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker