Terapi Senam Untuk Diabetes Mellitus Tipe 2, Ini Manfaatnya

Senyumperawat.com – Terapi senam kaki diabetik bisa menjadi salah satu alternatif terapi untuk penderita diabetes mellitus tipe 2. Diabetes mellitus tipe 2 terjadi ketika pankreas mampu memproduksi insulin yang memadai. Tapi, sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efisien untuk mengubah glukosa menjadi energi. Kondisi ini disebut sebagai resistensi insulin. Akibatnya, gula darah menumpuk terlalu banyak dalam tubuh.

Jika gula darah dibiarkan terus tinggi, bisa berisiko mengalami berbagai komplikasi diabetes yang berbahaya. Komplikasi ini bisa memengaruhi sistem saraf, jantung, ginjal, mata, pembuluh darah, serta gusi dan gigi.

Tanda dan gejala diabetes mellitus tipe 2

Setiap penyakit pasti menimbulkan tanda dan gejala yang khas. Berikut ini setidaknya ada 11 yang patut dicurigai seseorang menderita DM tipe 2.

Baca juga: Model Pengobatan Diabetes Terbaru “Precision Medicine”

  1. Sering merasa kehausan
  2. Cepat merasa lapar
  3. Buang air kecil yang sering, khususnya malam hari
  4. Luka yang lambat pulih
  5. Berat badan menurun secara drastis tanpa sebab yang jelas
  6. Lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  7. Pandangan buram
  8. Rasa sakit atau mati rasa pada kaki dan tangan
  9. Mudah terkena infeksi, entah itu di kulit, gusi dan mulut, atau di area genital
  10. Gatal di area selangkangan atau area genital
  11. Kulit menghitam, terutama di bagian lipatan ketiak. leher, dan selangkangan

Pengobatan DM tipe 2

Penderita DM tipe 2 akan mendapatkan penanganan yang teratur. Mengingat penyakit ini terkadang bisa berlangsung tahunan. Beberapa terapi berikut ini akan sangat membantu penderita DM tipe 2.

  1. Memperbaiki pola hidup
  2. Diet sehat. Pastikan kalau makanan Anda mengandung nutrisi dan gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, protein, lemak baik, serat, dan berbagai vitamin serta mineral.
  3. Olahraga. Lakukan olahraga sederhana saja misalnya jalan kaki, berenang, bersepeda, lari, yoga, senam aerobik, dan lain sebagainya. Jangan lupa sebelum dan setelah berolahraga memeriksa kadar gula darah.
  4. Teratur mengonsumsi obat yang diberikan dokter. Jenis obat biasanya diberikan sesuai kondisi pasien. Ada pasien yang masih bisa diberikan terapi dengan obat oral (dikonsumsi dengan cara diminum). Namun ada pula yang harus dengan menggunakan terapi insulin yakni dengan disuntikkan ke tubuh.
  5. Pengobatan di rumah:
    • Olahraga teratur dan diet sehat khusus diabetes.
    • Jaga tingkat gula darah Anda normal dengan target gula darah puasa (GDP) <100 mg/dL dan gula darah 2 jam setelah makan (post prandial) <140 mg/dL.
    • Upayakan berat badan tetap ideal setidaknya sesuai indeks massa tubuh 18,5 atau kurang dari 23.
    • Konsumsi makanan yang mengandung serat, karbohidrat, protein, lemak baik, vitamin, dan mineral.
    • Jauhi makanan yang tinggi gula, lemak, dan garam.
    • Stop merokok dan minuman beralkohol.

Senam kaki untuk penderita diabetes mellitus tipe 2

Baca juga: Dekubitus, Komplikasi Pasien Tirah Baring

Senam kaki diabetik merupakan latihan khusus untuk pasien diabetes demi menjaga komplikasi berupa luka. Tujuan lainnya juga adalah untuk memperlancar peredaran darah terutama di kaki. Selain itu, gerakan-gerakan senam kaki ini dapat memperkuat otot kaki dan mempermudah gerakan sendi kaki. Dengan demikian diharapkan kaki penderita dapat terawat baik dan dapat meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes.

Komplikasi makrovaskuler merupakan penyebab utama kematian pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Angkanya cukup mengejutkan yakni mencakup 50% kematian dalam kelompok ini. Penyandang diabetes tiga kali lipat lebih berpeluang mengalami stroke dan 15 kali lipat lebih berpeluang mengalami amputasi tungkai bawah daripada mereka yang tidak menderita diabetes.

Seorang penderita diabetes mellitus harus selalu memperhatikan dan menjaga kebersihan kaki. Jika tidak dirawat, dikhawatirkan suatu saat kaki penderita akan mengalami gangguan peredaran darah dan kerusakan syaraf yang menyebabkan berkurangnya sensitivitas terhadap rasa sakit. Kondisi tersebut bisa berakibat penderita mudah mengalami cedera tanpa ia sadari. Luka bisa mengundang infeksi, kerusakan saraf berkurangnya pasokan darah sehingga menyebabkan pembusukan dan menimbulkan gangren.

Tujuan senam kaki

  1. Memperbaiki sirkulasi darah.
  2. Memperkuat otot-otot kecil.
  3. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki.
  4. Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha.
  5. Mengatasi keterbatasan gerak.

Cara melakukan senam kaki untuk diabetes mellitus tipe 2

Senam kaki dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot kecil kaki dan mencegah kelainan bentuk kaki(deformitas). Latihan senam kaki dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara menggerakan kaki dan sendi-sendi kaki. Lakukan dengan santai secara rutin setiap hari di mana saja. Ketika kaki terasa dingin lakukan senam kaki diabetes.

Cara melakukan senam kaki untuk diabetes mellitus tipe 2

Infografis ini bersumber dari Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit. Gambar ini dirilis dalam website resmi http://www.p2ptm.kemkes.go.id.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker