Tahukah Kamu Pengertian Personal Hygiene?

Tahukah Kamu Pengertian Personal Hygiene

Senyumperawat.com – Istilah personal hygiene pada dasarnya berasal dari bahasa yunani. Personal sendiri diartikan sebagai perorangan dan hygiene yang diartikan sehat. Jadi, pengertian personal hygiene bisa dimakani dengan perilaku seseorang untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dirinya. Ruang lingkupnya pun termasuk fisik maupun psikis.

Tujuan dilakukannya personal hygiene

Kalau melihat dari pengertian personal hygiene di atas, pastinya tak lepas dari yang namanya kebersihan. Secara lebih definitif, tujuan dari tindakan tersebut antara lain:

  1. Meningkatkan taraf kesehatan
  2. Menjaga kebersihan
  3. Memperbaiki personal hygiene yang kurang
  4. Mencegah dari terjangkit penyakit
  5. Menciptakan estetika
  6. Meningkatkan rasa percaya diri

Beberapa tips personal hygiene

Baca juga: Kebiasaan Main Hp di Toilet Bikin Parah Penyakit Wasir

1. Perawatan kulit dan wajah

Wajah merupakan bagian yang paling sensitive bagi seorang remaja terutama remaja putri. Masalah jerawat pada remaja terkait dengan penampilan mereka. Sangat dianjurkan untuk membersihkan muka dua sampai tiga kali sehari guna membatu mencegah timbulnya jerawat.

2. Kebersihan rambut

Menjaga kebersihan rambut sangatlah penting karena kulit kepala lebih berminyak dan berkeringat sehingga akan memudahkan timbulnya ketombe dan mikroorganisme lain.

3. Kebersihan tubuh

Kebersihan tubuh sangatlah penting diperhatikan, dan sebaiknya mandi dua kali sehari, dengan sabun mandi biasa, pada saat mandi organ reproduksi perlu cermat dibersihkan.

4. Kebersihan genitalia

Perkara kebersihan organ vital, memang ada perbedaan mencolok antara pria dan wanita. Untuk pria, dalam menjaga kebersihannya cukup dari selalu membersihkan usai buang air. Termasuk pula menjaga bagian organ vital agar tidak mudah lembab. Untuk perempuan, ada beberapa tips yang mesti diperhatikan, antara lain:

    • Mencuci bagian luar organ seksual setiap buang air kecil dan buang air besar, membasuh dari arah depan kebelakang.
    • Menggunakan air yang bersih (air keran langsung) untuk membasuh organ reproduksi.
    • Mengganti celana dalam dua kali sehari, memakai pakaian dalam berbahan katun untuk mempermudah penyerapan keringat.
    • Membiasakan diri mencukur rambut sekitar daerah kemaluan untuk menghindari tumbuhnya bakteri yang menyebabkan gatal pada daerah genetalia. Rambut yang tumbuh disekitar daerak kewanitaan pun perlu diperhatikan. Jangan mencabut rambut tersebut. Lubang ini akan menjadi jalan masuk bakteri, kuman dan jamur, yang dikhawatir kan dapat menimbulkan iritasi dan keputihan. Rambut didaerah kewanitaan dapat merangsang pertumbuhan bakteri.
    • Pemakaian pantyliner setiap hari secara terus menerus tidak dianjurkan. Pantyliner sebaiknya hanya digunakan pada saat keputihan banyak saja dan jangan memilih pantyliner yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit.
    • Pemakaian pantyliner yang lebih dari > 6 jam akan menyebabkan ntimbulnya bakteri
    • Pada saat menstruasi menggunakan pembalut yang memiliki daya serap yang baik, agar tidak terjadi lembab yang dapat menimbulkan bakteri.
    • Pada saat membersihkan alat kelamin, tidak perlu dibersihkan dengan cairan pembersih atau cairan lain dan douche karena cairan tersebut akan semakin merangsang bakteri yang menyebabkan infeksi. Apabila menggunakan sabun, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan PH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-PH netral. Setelah memakai sabun hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), sebab bila masih ada sisa sabun yang tertinggal dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, tetapi jangan digosok-gosok. Dengan menjaga kebersihan genetalia dapat memberikan kesegaran pada tubuh dan memperlancar peredaran darah.

5. Kebersihan pakaian sehari-hari

Baca juga: Apa Benar Meremas Payudara Sendiri Bikin Sehat?

Mengganti pakaian setiap hari sangatlah penting terutama pakaian dalam, gunakan pakaian dalam yang kering dan menyerap keringat karena pakaian dalam yang basah akan mempermudah tumbuhnya jamur. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat sebaiknya dihindari, karena hal ini menyebabkan kulit susah mendapatkan udara dan akhirnya bisa menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab dan iritasi, untuk pemilihan bahan, sebaiknya gunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat, seperti misalnya katun.

Demikian tips seputar personal hygiene. Semoga dengan menjaga kebersihan diri, kita bisa meminimalisir diri kita terserang penyakit. Budayakan hidup bersih dan sehat.

Pos terkait