Cara Mudah Merawat Luka Operasi Sesar Setelah Pulang

Senyumperawat.com – Luka bekas operasi sesar bagi sebagian orang masih menjadi momok. Takut mau ini dan itu karena khawatir jahitan akan lepas. Memang merepotkan jika sampai seperti itu. Namun secara mendasar itu semua boleh jadi karena faktor belum sampainya informasi seputar bagaimana semestinya usai operasi sesar. Di sinilah pentingnya edukasi tentang cara merawat luka operasi sesar sebelum diperbolehkan pulang pasca melahirkan.

Luka bekas operasi sesar memang tidak bisa dibilang pendek. Soalnya sayatan luka itu berkisar 10-15 cm. Lumayan panjang bukan. Jadi memang wajar jika misalkan seorang ibu kemudian merasa was-was kalau luka tersebut akan terbuka kembali karena aktivitas fisik. Namun jangan sampai khawatir terlalu berlebihan sehingga mengganggu aktivitas. Coba kita pelajari bersama sebenarnya bagaimana merawat luka sesar itu agar cepat sembuh.

Dua jenis luka sayatan operasi sesar

Dalam melakukan sayatan luka operasi, beragam perhitungan harus direncanakan. Mulai dari tempat sayatan hingga bentuk sayatan operasinya. Untuk operasi sesar sendiri, model sayatan lukanya ada dua macam, di antaranya:

1. Vertikal

Sayatan vertikal lebih banyak digunakan pada operasi caesar zaman dahulu, dan mulai jarang dipakai sekarang ini. Sayatan vertikal maksudnya luka sayatan operasi tersebut memanjang dari atas ke bawah. Ada beberapa sebab model sayatan ini dipilih. Misalnya ketika

  • Bekas luka operasi caesar yang pertama berbentuk vertikal,
  • Posisi bayi sungsang,
  • Posisi bayi rendah di bawah rahim.
  • Terkadang dipilih jika kondisi darurat yang membutuhkan persalinan segera, seperti perdarahan hebat karena plasenta previa.

Sesuai dengan namanya, sayatan verital dilakukan di bagian tengah perut dari arah atas (bawah pusar), sampai ke bawah (sekitar garis rambut kemaluan). Sayatan ini biasanya terasa lebih sakit, dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh total.

2. Horizontal

Sayatan model ini bentuknya melintang dari sisi kanan-kiri perut. Sayatan ini dapat meminimalisir jumlah perdarahan, sehingga darah yang keluar lebih sedikit. Menutup luka bekas operasi caesar dengan sayatan horizontal juga memungkinkan Anda untuk melahirkan normal selanjutnya.

Baca juga: Apa Kriteria Dokter Memutuskan Anda Lebih Baik Melahirkan dengan Caesar?

3 cara membalut luka pasca operasi sesar

Untuk menutup luka sayatan operasi sesar, ada beberapa cara membalut luka tersebut. Dokter biasanya membalut luka dengan metode:

1. Staples

Staples di sini maksudnya bukan menggunakan staples seperti kertas yang biasa ada di tempat fotocopi. Teknik menutup luka sayatan sesar dengan staples dengan alat khusus. Kurang lebih seperti yang terlihat pada gambar.

cara membalut luka pasca operasi sesar, staples

2. Lem

Lem yang digunakan adalah lem khusus. Lem ini dapat digunakan untuk menutup luka sehingga kulit tampak menyatu kembali. Cara ini dipercaya dapat menyembuhkan luka lebih cepat dan meninggalkan bekas luka yang lebih samar dan baik. Akan tetapi, penggunaan lem ini baru bisa dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kondisi tertentu. Meliputi bagaimana proses operasi caesar dilakukan, apakah dilakukan dengan sayatan horizontal atau tidak, serta kondisi kulit dan lemak di perut.

cara membalut luka pasca operasi sesar, menggunakan lem kulit

Jahitan

Menjahit luka adalah salah satu cara yang biasa pula digunakan. Namun memang membutuhkan waktu tidak sebentar. Teknik menjahit luka sayatan operasi sesar dipercaya merupakan cara yang lebih baik. Pasalnya, kemungkinan timbulnya komplikasi luka jika bekas operasi caesar dijahit, akan jauh lebih kecil daripada hanya dengan staples atau lem.

cara membalut luka pasca operasi sesar

Cara mudah merawat luka operasi sesar?

Untuk merawat luka operasi sesar, perlu diperhatikan hal-hal di bawah ini:

Baca juga: 5 Resiko Operasi Caesar Bagi Para Ibu

  1. Rutin ganti perban tersebut setiap 1 kali dalam sehari. Segera ganti balutan perban bila kondisinya basah, lembap, atau terasa tidak nyaman.
  2. Jangan mengangkat sesuatu yang terlalu berat, selama kurang lebih 2 minggu setelah operasi caesar. Sebab hal ini berisiko membuat luka operasi bermasalah dan lama sembuh.
  3. Jaga agar area sayatan selalu bersih dan kering dengan rutin membersihkannya dengan sabun dan air bersih tanpa harus digosok terlalu kuat.
  4. Jangan dulu berendam hingga diperbolehkan oleh dokter.

cara merawat luka dengan menggunakan Streri-Strip

Pada kebanyakan luka operasi, sekarang menggunakan pembalut luka yang disebut Steri-Strip. Bentuknya seperti plaster namun kecil-kecil. Contohnya seperti pada gambar di atas. Berikut cara merawat luka dengan menggunakan Streri-Strip tersebut.

  1. Hindari mencuci Steri-Strip maupun pembalut luka lainnya.
  2. Sebagian dokter mungkin memberi saran untuk membasuh Steri-strip itu dengan betadine.
  3. Steri-Strip biasanya akan lepas dengan sendirinya kurang lebih seminggu.
  4. Atau tergantung saran dari dokter apakah boleh dilepas sendiri atau dilepas saat konsultasi berikutnya.
  5. Setelah 6 minggu, umumnya luka tersebut sudah berangsur membaik.
  6. Butuh waktu sekitar 6 bulan sampai warna luka benar-benar memudar, menjadi lebih pucat, dan hampir menyamai warna kulit Anda sebenarnya.

Tips agar luka sesar segera sembuh

Agar luka sayatan bekas operasi segera sembuh, memang perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan baik. Beberapa di antara tips singkat agar segera sembuh dari luka operasi, di antaranya:

Baca juga: Apa yang Mesti Dilakukan di Rumah Setelah Operasi Caesar?

  • Penuhi asupan gizi dengan baik. Khususnya makanan dengan protein tinggi untuk membantuk pembentuk sel.
  • Perhatikan aktivitas fisik Anda. Jangan sampai terlalu lelah
  • Lindungi area perut dari benturan atau gesekan yang berbahaya.
  • Jaga kebersihan luka sayatan
  • Jaga sirkulasi udara pada luka dengan perlahan membuka kerapatan perban terus-menerus jika memang sudah dianjurkan dokter untuk dibuka.
  • Rajin periksa sesuai anjuran dokter.
Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker