Cairan Infus Kehabisan Lalu Terisi Udara, Apa Bahaya?

Senyumperawat.com – Kasus semacam ini memang tidak sering terjadi, bahkan sangat jarang. Cairan infus kehabisan lalu terisi udara di selangnya bisa saja terjadi akibat ketidaksengajaan. Baik keteledoran petugas kesehatan maupun dari pihak keluarga maupun pasien sendiri. Kadang petugas kesehatan sudah mengingatkan untuk lapor jika tinggal sedikit, namun pasien atau keluarga lupa. Bisa juga pasien dan keluarga belum paham dan belum dijelaskan harus bagaimana jika hampir habis.

Beragam kemungkinan bisa saja terjadi. Terlepas dari itu semua, namanya manusia memang kadang berbuat khilaf. Namun ada satu hal penting yang mungkin perlu dipahami bersama soal, apakah bahaya jika infus kehabisan lalu terisi udara di selangnya?

Apa itu emboli udara?

Istilah dalam dunia medis untuk kasus ketika udara masuk ke pembuluh darah vena adalah emboli udara. Emboli udara ini terjadi kadang tak disengaja, bisa karena teledor atau karena sebab lain. Namun secara SOP (Standar Operasional Prosedur), semua tindakan untuk pasien sudah dipastikan aman terlebih dahulu.

Baca juga: Darah Naik Selang Infus, Efeknya Apa?

Ada satu poin berbahaya pada kasus emboli udara ini. Emboli udara akan terbawa aliran darah. Kemudian aliran darah tersebut menuju ke arah Jantung. Udara akan masuk ke ruang serambi dan bilik kanan jantung. Dari sana, emboli tersebut dapat terbawa terus ke pembuluh darah arteri paru sehingga mengganggu pertukaran gas di sana.

Tak hanya itu, bisa juga akan menyebabkan gangguan irama jantung, hipertensi pembuluh darah paru, dan bahkan gagal jantung serta henti jantung. Jika emboli yang ada besar, emboli tersebut dapat menyebabkan sumbatan pada serambi serta bilik jantung, sehingga terjadi obstruksi aliran darah sehingga darah yang dipompa jantung pun berkurang.

Apakah infus kehabisan lalu terisi udara bisa menyebabkan emboli?

Menurut pembahasan singkat di atas, kurang lebih kita sudah paham betapa bahayanya jika udara masuk infus. Tapi tak bisa juga kita seketika menetapkan setiap kasus infus kemasukan udara itu akan menimbulkan emboli udara. Secara literatur, ternyata ada syarat tertentu yang dapat menimbulkan emboli udara akibat kehabisan cairan infus.

Baca juga: Kenapa Diinfus dan Macam-Macam Cairan Infus?

Setidaknya, udara yang diindikasi masuk melalui selang infus menuju pembuluh darah itu memiliki tekanan yang cukup untuk masuk aliran darah. Jika ditinjau dari sisi jumlah, beberapa literatur menyebutkan sekurang-kurangnya 20ml hingga 50 ml baru bisa menimbulkan bahaya-bahaya di atas. Namun teknologi terus berkembang dan tindakan pencegahan terus dilakukan agar tak terjadi. Salah satunya adalah dengan mengembangkan perangkat infus (infusion set) agar dapat mencegah udara masuk.

Banyak merek selang infus masa kini yang telah dilengkapi dengan sistem proteksi. Sistem ini mencegah udara masuk ke pembuluh darah meski cairan infus sudah habis. Selang infus tersebut didesain untuk dapat menyaring udara. Di bagian ujung nya sebelum masuk ke pembuluh darah, ada semacam void/ruang untuk menyaring udara yang sedikit tersebut sehingga tidak masuk ke aliran darah.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker