Begini Teknik Menyusui yang Benar

Senyumperawat.com – Bagi seorang ibu, menyusui adalah sebuah kewajiban yang tak bisa dielakkan. Oleh karena itu, memahami teknik menyusui yang benar adalah keharusan. Hal ini agar saat menyusui, ASI akan lebih maksimal bagi si kecil. Mengingat begitu luar biasa kandungan ASI guna memenuhi nutrisi anak.

Bisa dibilang, seluruh kebaikan dari nutrisi itu ada pada ASI. Seluruhnya beguna demi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan ASI eksklusif pun cukup lama yakni 6 bulan. Baru setelah itu anak mulai dilatih dengan makanan lunak. ASI pun diberikan menurut ajaran Islam dan diadopsi oleh keilmuan medis yakni 2 tahun.

Selain sebagai nutrisi untuk tumbuh kembang anak, ASI pun memiliki kandungan imunitas tinggi. Anak ASI atau anak yang mendapatkan ASI akan lebih rentan sakit daripada yang tidak. Ini adalah fakta yang sudah banyak dilakukan riset atas hal ini. Dengan konsumsi ASI, kemampuan imunitas tubuh anak akan lebih kuat. Ia tak akan mudah sakit.

Baca juga: ASI Eksklusif dan Cara Menyusui yang Benar

Termasuk juga dengan memberikan ASI, hubungan antara ibu dan anak semakin erat. Kehangatan akan semakin terjalin. Di sinilah peran seorang ibu sebagai sekolah pertama bagi anak dimulai.

Menyusui pun dapat menjadi media KB alami. Hubungan antara menyusui dan KB ini telah dilaporkan bahwa dengan menyusui akan terjadi amenore sampai 12-13 bulan. Malahan amenore ini menurut beberapa penyelidik dapat mencapai 2 tahun. Adanya amenore ini disebabkan adanya hormon prolaktin dan laktogenik kompleks dari kelenjar hipofise yang akan menghambat ovulasi.

Masalahnya kadang masih ada orang tua yang belum mengamalkan hal itu. Dengan beragam alasan tentunya. Nah, bagi para ibu penting tentunya untuk menguasai teknik menyusui yang benar.

Persiapan menyusui

Sebelum masuk membahas tekniknya, tentunya perlu persiapan sebelum menyusui. Persiapan menyongsong kelahiran sang bayi, perawatan payudara yang dimulai dari kehamilan bulan ke 7-8 memegang peranan penting dalam menentukan berhasilnya menyusui bayi.

Payudara yang terawat akan memproduksi ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Begitupula dengan perawatan payudara yang baik, ibu tidak perlu khawatir terhadap bentuk payudaranya akan cepat berubah sehingga kurang menarik.

Bayi dapat disusui sambil duduk atau sambil tidur. Bayi dapat disusui pada kedua buah payudara secara bergantian, tiap payudara sekitar 10-15 menit.

Pada hari-hari pertama, biasanya ASI belum keluar, bayi cukup disusui selama 4-5 menit, untuk merangsang produksi ASI dan membiasakan puting susu diisap oleh bayi. Setelah hari ke 4-5, boleh disusui selama 10 menit.

Setelah produksi ASI cukup, bayi dapat disusui selama 15 menit (jangan lebih dari 20 menit). Menyusui selama 15 menit ini, produksi ASI akan cukup. Jumlah ASI yang terisap bayi pada 5 menit pertama adalah ± 112 ml. 5 menit kedua ± 64 ml, dan 5 menit terakhir hanya ± 16 ml.

Teknik Menyusui yang Benar

  • Sekehendak bayi atau sesering mungkin
  • Cuci tangan
  • Bersihkan aerola mamae dengan air hangat, masase pada payudara untuk merangsang pengeluaran ASI
  • Tentukan posisi yang aman dan nyaman
  • Upayakan serileks mungkin
  • Perut bayi menghadap ke perut ibu
  • Mulut bayi membuka lebar menutupi sebagian besar daerang sekitar puting susu
  • Telinga dan tangan bayi dalam satu daerah garis lurus
  • Dagu bayi menempel ke payudara
  • Susui bayi pada payudara secara bergantian masing-masing selama 10 menit
  • Sendawakan bayi setelah menyusui
  • Bersihkan area mulut bayi jika telah selesai.
  • Bersihkan payudara setelah menyusui.
Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker