Pemerintah Tambah Kuota Dokter dan Perawat Untuk Dampingi Jama’ah Haji

Kemenang Disarankan Menambah Dokter dan Perawat Untuk Kloter Haji 2019

Senyumperawat.com – Untuk tahun ini, Kemenkes sendiri menambah Tim Kesehatan Ibadah Haji yang terdiri dari 22 dokter dan juga 44 perawat. Hal ini untuk mengantisipasi penambahan jumlah kuota calon jemaah haji yang tahun ini mencapai 231 ribu jemaah.

Tidak hanya pada keberangkatan, saat pulang pun setiap jemaah juga harus dipastikan kesehatannya. Bagi mereka yang dinilai belum layak terbang akan dirawat terlebih dahulu, baru kemudian diterbangkan kembali ke Jakarta.

Muat Lebih

Baca: Panduan Lengkap Pendaftaran Rekrutmen PKHI (Petugas Kesehatan Haji Indonesia)

“Memang kami juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan. Tapi saya mengimbau setiap orang yang sudah berniat naik haji, dan akan mendaftar haji, kesehatannya itu harus sudah diperiksakan terlebih dulu. Begitu berangkat dalam keadaan yang sehat dan prima,” ucap Nila saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Rabu, 12 Juni 2019.

Ia menambahkan, pihaknya sendiri juga sudah menerapkan istithaah kesehatan atau syarat kesehatan bagi yang ingin menunaikan ibadah haji. Sehingga, mereka yang belum memenuhi syarat tersebut tidak bisa diberangkatkan.

Baca: Berapa Honor Tenaga Kesehatan Haji Indonesia?

“Makanya jangan sampai demikian, sehingga jauh hari harus jaga kesehatan kita. Ini baik sekali juga untuk mendapatkan masyarakat yang sehat,” katanya dikutip dari viva.

Pos terkait