Sudah 4 Bulan Perawat Ini Belum Digaji Tahun 2019 Ini

Senyumperawat.com – Aksi demo dari para perawat kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh perawat di Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua yang tak jauh dari tapal batas RI-Papua Nugini. Mereka menantikan pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN) lewat jalur K2 ataupun lewat penerimaan tes CPNS formasi 2018.

Ice, salah satu perawat di Puskesmas Arso III, Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, mengatakan, dia telah mengabdi menjadi tenaga honorer sejak 2012.

“Sejak itu hingga kini saya bersama teman-teman lainnya berharap bisa menjadi ASN/PNS lewat jalur K2. Harapannya tahun ini penerimaan ASN kami diprioritaskan,” harapnya, dikutip dari Antara, Minggu (7/4).

Baca: Kuliahnya Mahal Tapi Gaji Perawat di Bawah UMR

Ibu beranak tiga ini mengaku statusnya kini menjadi tenaga kontrak dengan gaji Rp 2,2 juta yang diterima tiap bulan. Tapi hingga bulan April 2019, perawat ini belum digaji.

“Sudah empat bulan terakhir ini, atau sejak Januari 2019 hingga kini saya belum terima gaji. Beruntung suami saya bisa menopang kehidupan kami meski hanya kerja serabutan, kadang tukang kayu, kadang kerja kebun, pokoknya yang halal,” tambahnya .

Baca: Sudah Lulus Jadi Perawat Tapi Malah Tak Dihargai

Ice mengaku di Puskesmas tempatnya mengabdi, ada sekitar 20 perawat yang nasibnya sama seperti dia, yang juga sedang menunggu tes CPNS yang akan digelar setelah Pemilu 2019.

“Ada rekan kerja saya sejak 2008/2009 sudah mengabdi di sini tapi belum juga jadi PNS. Kami juga ingin tes CPNS tapi di Papua kan digelar setelah pemilu setelah ditunda beberapa kali sejak 2018. Harapannya kami bisa lolos jadi ASN atau PNS,” lanjutnya dikutip dari Merdeka.

Puskesmas Arso III adalah salah satu Puskesmas terbesar di Kabupaten Keerom yang melayani rawat inap dan memiliki puluhan perawat yang statusnya masih honorer dan kontrak.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker