Perawat Indonesia Biasa Bekerja dengan Hati Sehingga Dibutuhkan Masyarakat

Senyumperawat.com – Tenaga keperawatan tidak hanya dibutuhkan di lembaga rumah sakit, Puskesmas, maupun pemerintahan, namun masyarakat juga butuh kehadiran tenaga perawat. Terlebih warga miskin yang buta akan alur pelayanan kesehatan.

“Banyak warga miskin yang belum tersentuh akses kesehatan secara memadai, bahkan belum terakomodir BPJS maupun jaminan kesehatan lainnya dari pemerintah,” kata Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Luhur Bambudi ST MM, Selasa (23/04/2019).

Baca: Menkes: Sangat Keterlaluan Jika Gaji Perawat di bawah UMR

Dalam kuliah umum Dies Natalis ke-17 Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Purworejo Luhur Pambudi menandaskan bahwa tenaga perawat kesehtan harus mampu memberikan edukasi terkait kesehatan pada masyarakat. “Sebagai profesi, seorang perawat akan bertindak di manapun berada ketika mendapati warga yang membutuhkan layanan kesehatan,” tandasnya.

Dalam kuliah umum ini selain Luhur Pambudi, AKPER Pemkab Purworejo juga menghadirkan narasumber Rektor Universitas Wahid Hasyim Semarang Prof Dr Mahmutarom M HUM dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Setda Purworejo Drs Sigit Budi Mulyanto MM.

Baca: Biaya Kuliah Kami Mahal Pak Jokowi, Tapi Upah Perawat Jauh dari…

Pada kesempatan itu Mahmutarom menambahkan, bahwa tenaga keperawatan sangat dibutuhkan. Termasuk di luar negeri. “Memang kemampuan tenaga keperawatan kita di luar negeri masih kalah dengan Filipina, tapi justru banyak pasien yang memilih dirawat perawat Indonesia. Ini karena perawat kita biasa bekerja dengan hati. Penuh kasih sayang,” jelasnya. (krjogja/D)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker