Payudara Gede Sebelah, Normal?

Senyumperawat.com – Bagi kaum wanita yang belum memahami, mungkin masih bertanya-tanya kenapa payudara gede sebelah itu normal atau tidak. Pertanyaan itu muncul tentunya karena paradigma di masyarakat bahwa anatomi keduanya dianggap sama.

Namun untuk menjawab normal tidaknya, perlu memang diketengahkan seperti apa anatomi payudara tersebut. Anatomi payudara pada dasarnya adalah kelenjar lemak yang terletak di bagian depan dinding dada. Berat rata-ratanya bisa mencapai 200-300 gram.

Kedua payudara terbentuk dari 12 hingga 20 lobus yang tersebar dari puting, layaknya jari-jari kerangka roda sepeda. Lobus-lobus ini berbentuk segitiga yang masing-masingnya memiliki satu saluran sentral yang berujung di puting, sebagai tempat di mana ASI mengalir keluar.

Baca: Hukum Membesarkan Payudara Menurut Islam

Nah, dalam proses pertumbuhannya tentu banyak faktor yang dapat mempengaruhi. Ukuran payudara akan berkembang mengikuti pertumbuhan dan perkembangan. Namun, ia juga akan terpengaruhi oleh hormon pula. Alasan mengapa ukuran dua payudara gede sebelah memang tidak diketahui secara pasti, namun faktor penentu yang paling mungkin adalah perubahan hormon estrogen atau karena cedera traumatik.

Apakah payudara gede sebelah perlu diperiksakan ke dokter?

Ada beberapa hal yang mungkin perlu dipertimbangkan untuk memeriksakan ke dokter. Beberapa di antaranya seperti:

  • Jika perbedaan kedua payudara tampak sangat signifikan sehingga dapat menyebabkan beberapa gangguan psikologis.
  • Kondisi medis sangat langka, seperti kasus juvenil hipertrofi (JHB), di mana salah satu payudara tumbuh membesar luar biasa dibanding dengan sisi lainnya.
  • Menyebabkan beban fisik dan psikologis berat sehingga dokter menyarankan operasi.
  • Jika perubahan ukuran payudara terjadi secara tiba-tiba dan tampak sangat jelas, konsultasikan dengan dokter. Perubahan mendadak pada bentuk dan ukuran payudara bisa menjadi pertanda infeksi, benjolan, kista, atau bahkan kanker.

Baca: Tips Perawatan Payudara Sejak Gadis

Penelitian dari Inggris, dikutip dari WebMD, menunjukkan bahwa perbedaan besar dalam ukuran merupakan faktor risiko independen dari kanker payudara terutama pada wanita yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Breast Cancer Research ini melaporkan bahwa setiap kenaikan 95 gram pada payudara asimetris, diamati dengan mammografi, diprediksi meningkatkan peluang risiko kanker payudara hingga 50 persen.

Baca: Apa Benar Meremas Payudara Sendiri Bikin Sehat?

Namun, yang perlu dipahami adalah, bahkan jika temuan-temuan medis menunjukkan adanya hubungan kuat antara payudara besar sebelah dengan kanker payudara, karakteristik ini hanya satu di antara sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi risiko Anda terhadap kanker payudara (riwayat keluarga, usia, riwayat reproduktif, dan lainnya).

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker