Lowongan Bintara Perawat POLRI 2019, Tutup 3 Hari Lagi

Senyumperawat.com – POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia) membuka lowongan Bintara Perawat POLRI tahun 2019 ini. Melalui laman resmi Penerimaan POLRI, pengumuman tersebut disampaikan secara lengkap. Mulai dari syarat-syarat dan proses pendaftarannya.

Lowongan Bintara Perawat POLRI 2019 sudah dibuka sejak 26 Februari sampai 26 April 2019. Masih tersisa 3 hari untuk mendaftar. Ada beberapa tahapan seleksi yang mesti dilalui. Baik pemeriksaan berkas hingga seleksi demi seleksi.

Baca: Jepang Masih Buka Lowongan 1 Juta Perawat dari Indonesia Hingga 2020


Tahapan seleksi Bintara Perawat POLRI

  1. Seleksi Administrasi
  2. Penelusuran Rekam Jejak Media Sosial
  3. Tes Psikologi Tahap I (Tertulis)
  4. Tes Kompetensi Bagi Calon Bintara Kompetensi Khusus. Bintara Kompetensi Khusus (Bintara Teknik Informatika, Kimia, Musik, Penerbang (Pilot), Dakwah Islam, Perawat, Tata Boga, Tekstil dan Pelayaran/Perkapalan)
  5. Kesehatan Tahap I
  6. Tes Kesamaptaan Jasmani
  7. Pemeriksaan Antropometri
  8. Tes Akademik. Bintara PTU, Brimob, PPKT/Wiltas
  9. Kesehatan Tahap II (termasuk Keswa)
  10. Tes Psikologi Tahap II (wawancara)
  11. Pendalaman PMK
  12. Pemeriksaan Administrasi Akhir

Persyaratan umum lowongan Bintara perawat POLRI 2019

1. Persyaratan umum

  • Warga negara Indonesia
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  • Pendidikan paling rendah SMU/sederajat;
  • Usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat)
  • Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela

2. Persyaratan khusus

  • Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  • Lulusan

a. SMA/sederajat

        • Bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapor ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
        • Bagi lulusan tahun 2018 dan 2019 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;

b. Lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B

c. Lulusan S-I dengan IPK minimal 2, 75 dan Akreditasi Prodi minimal B

  • Bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2019) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  • Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemdikbud;
  • Usia calon Bintara Polri T.A. 2019
    • Lulusan SMA/sederajat usia minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal
      21 tahun;
    • Lulusan D-III usia maksimal 24 tahun;
    • Lulusan D-IV/S-I usia maksimal 25 tahun.
  • Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  • Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  • Berdomisili minimal 2 tahun pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, kecuali calon peserta Bintara Kompetensi khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  • Bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  • Bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan;
  • Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
  • Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
  • Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri.
  • Pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);
  • Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali.

Baca: Indonesia Segera Buka Lowongan Perawat ke Amerika, Ini Syaratnya

3. Persyaratan lainnya

Persyaratan ini khusus jika mengikuti penerimaan Bintara Perawat POLRI:

  • Berijazah D-III Perawat, mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku
  • Mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS) dan Basic Trauma Life Support (BTLS)
  • IPK minimal 2,75 dan akreditasi prodi minimal B, kecuali yang berasal dari Polda Gorontalo, NTT, Maluku, Malut, Papua dan Papua Barat dengan akreditasi minimal C dan IPK minimal 2,70;
  • Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
      • Pria: 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
      • Wanita: 158 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 155 cm.
  • Pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili, khusus pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi.

Cara mendaftar

  1. Silahkan mengisi berkas persyaratan dibawah ini kemudian cetak dan diserahkan ke panda/sub panda/panbanrim dengan jumlah 4 rangkap.
  2. Khusus surat permohonan menjadi anggota polri :
      • Ditulis ulang dengan tinta warna hitam diatas kertas folio bergaris bermaterai rp. 6.000,-
      • Ditulis sendiri oleh pelamar
      • Menggunakan huruf balok tanpa coretan/dihapus
  3. Jika belum jelas harap menghubungi panda/sub panda/ panbanrim
  4. Berkas yang dibawa ke panda/sub panda/panbanrim :
      • Surat permohonan menjadi bintara polri
      • Fotocopy+legalisir akta kelahiran/surat kenal lahir
      • Fotocopy+legalisir ijazah/sttb sd, smp,sma, d-iii, d-iv, s1/s2
      • Surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan dari institusi kesehatan resmi milik pemerintah (diluar kesehatan polri)
      • Surat keterangan catatan kepolisian (skck)
      • Fotocopy+legalisir ktp dan kk
      • Surat persetujuan orang tua wali
      • Surat pernyataan belum pernah menikah
      • Daftar riwayat hidup
      • Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota polri
      • Surat pernyataan tidak terikat oleh suatu perjanjian ikatan dinas
      • Surat pernyataan orang tua/wali

Baca: TNI Buka Rekrutmen Perawat 2019 Untuk D3 dan S1, Bidan Juga…

Lampiran berkas formulir yang harus diisi.

[ads_btn label_btn=”DOWNLOAD” url=”https://www.dropbox.com/s/67yamtzikonm8tw/berkas_persyaratan_bintara.doc?dl=0″ target=”true” view_btn=”adsbtn-swipe” class=”” icon=””]

Reporter: Destur
Source: Penerimaan Polri

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker