Gonjang-Ganjing Pemilu Belum Usai, Pemerintah Justru Naikkan Iuran BPJS

0
Gonjang-Ganjing Pemilu Belum Usai, Pemerintah Akan Naikkan Iuran BPJS

Senyumperawat.com – Wacana untuk menaikkan iuran BPJS sepertinya semakin terang. Nominal yang akan ditetapkan sudah mulai tersiar. Kenaikan iuran BPJS di tengah gonjang-ganjing Pemilu ini menjadi berita yang cukup mengundang komentar para warganet.

Dikabarkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku pemerintah siap mengabulkan usulan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Kenaikan iuran premi bagi segmen PBI nantinya akan mengacu pada hasil audit tahap ketiga atau keseluruhan yang dilakukan oleh BPKP.

Baca: Pemerintah Akan Naikkan Biaya Iuran BPJS, Netizen: yang Amburadul Manajemennya

“Kita sudah mulai mempertimbangkan untuk menaikkan iuran yang dibayarkan melalui PBI-pemerintah,” kata Sri Mulyani di komplek Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019) dikutip dari laman detif finance.

Sri Mulyani bilang, iuran premi segmen PBI akan lebih tinggi dari yang sekarang ditetapkan oleh pemerintah. Adapun, iuran peserta JKN-KIS yang ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Presiden No 19 dan 28 Tahun 2016 untuk peserta penerima bantuan iuran adalah sebesar Rp 23.000 dari seharusnya Rp 36.000 setiap bulan.

Baca: Defisit BPJS Kesehatan Bikin Motivasi Kerja Perawat Turun

Sedangkan, peserta bukan penerima upah (PBPU) kelas I sebesar Rp 80.000, kelas II Rp 51.000 dari seharusnya Rp 63.000, dan peserta kelas III sebesar Rp 25.500 dari semestinya Rp 53.000. Sedangkan untuk pekerja penerima upah (PPU) 5% dari apabila pendapatannya sesuai ketentuan di atas Rp 8 juta

“Dari yang sekarang ini Rp 23.000 menjadi lebih tinggi lagi. Tapi belum ditetapkan namun sudah ada ancang-ancang untuk menaikkan,” tegas dia.

Bahkan, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan bahwa jumlah peserta PBI pun akan ditingkatkan menjadi di atas 100 juta orang seiring dengan kenaikan iuran premi.

Baca: Penutup Debat, Mau Tenaga Medis dan BPJS Diperbaiki? Tusuk Prabowo-Sandi

“Juga jumlah penerimanya dinaikkan jadi di atas 100 juta orang,” ungkap dia.

Cuit warganet

“Jika demi kelangsungan BPJS, kenapa tidak.. Tp tentunya jgn lupa perhatikan kemampuan membayar rakyat kurang mampu πŸ™”, komentar @rifz.

“Pak @jokowi iuran bpjs naik kah?”, twit @Zakymuh15784176.

“Iuran BPJS mau Naik Lagi !!! Bingung Bayar Hutang Yah Ibu menkeu…. ??”, tulis @alfan_adzikry.

“Hahaha.. Belum ke pilih 2 periode udah tambah iuran bpjs naik.. Bukti nyata pilih jokowi sudah terbukti pemimpin paling jago naikin harga harga, bukan cuma janjiπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ “, twit @IrvanAUtama1.

Tinggalkan Komentar