Sebagai Orang Tua Wajib Tahu, Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

0
Sebagai Orang Tua Wajib Tahu, Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Senyumperawat.com – Salah satu konsep yang mesti dipahami oleh orang tua adalah tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua hal yang akan selalu beriringan. Pertumbuhan akan berkaitan erat dengan perubahan fisik anak. Sedangkan perkembangan akan berkaitan dengan sesuatu yang tak kasat mata namun bisa dirasakan.

Lalu sebenarnya apa perbedaan dari pertumbuhan dan perkembangan itu. Coba kita kaji bagaimana konsep dasarnya. Jangan sampai terbalik antara pertumbuhan dan perkembangan.

Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada anak

Pertumbuhan (growth) artinya adalah perubahan yang bersifat kuantitatif. Aspek yang berkaitan misalnya bertambahnya jumlah, ukuran, dimensi pada tingkat sel, organ, maupun individu. Anak tidak hanya bertambah besar secara fisik, melainkan juga ukuran dan struktur organ-organ tubuh dan otak. Sebagai contoh, hasil dari pertumbuhan otak adalah anak mempunyai kapasitas lebih besar untuk belajar, mengingat, dan mempergunakan akalnya.

Dalam tulisannya, Karl E Garrison menyebutkan bahwa pertumbuhan adalah perubahan individu dalam bentuk ukuran badan, perubahan otot, tulang, kulit, rambut dan kelenjar.

Berbeda dengan perkembangan. Pengertian perkembangan secara termitologis adalah proses kualitatif yang mengacu pada penyempurnaan fungsi sosial dan psikologis dalam diri seseorang. Perkembangan ini berlangsung sepanjang hidup manusia.

Perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya, misalnya perkembangan sistem neuromuscular, kemampuan bicara, emosi dan sosialisasi (Depkes, 2007).

Jadi gambarannya begitu ya guys. Jangan salah lagi membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Keduanya berjalan beriringan dan memerlukan stimulasi baik internal dan eksternal. Orang tua berperan penting dalam upaya stimulasi itu. Khususnya stimulasi perkembangan anak.

Faktor yang mempengaruhi tumbuh-kembang anak

  • Faktor internal (herediter). Faktor bawaan keluarga, jenis kelamin, ras/etnik/bangsa, umur, genetik anak, kelainan kromosom.
  • Faktor eksternal
  • Faktor prenatal: gizi, mekanis, toksin/zat kimia, endokrin, radiasi, infeksi, kelainan imunologi, anoksia embrio, psikologi ibu.
  • Faktor persalinan: komplikasi persalinan seperti trauma kepala, asfiksia.
  • Faktor pasca persalinan

3) Gizi, penyakit kronis/kelainan kongenital, lingkungan fisik & kimia, psikologis, endokrin, sosio-ekonomi, lingkungan pengasuhan, status kesehatan, posisi anak dalam keluarga, stimulasi, obat-obatan.

Jenis tumbuh kembang anak

  1. Tumbuh-kembang fisik, misalkan ukuran membesar dan meningkatnya fungsi organisme/individu
  2. Tumbuh-kembang intelektual, misalkan kepandaian komunikasi dan menangani materi abstrak dan simbolik
  3. Tumbuh-kembang emosional, misalkan kemampuan membentuk ikatan batin, cinta dan kasih sayang, mengelola rangsangan agresif dan kegelisahan
  4. Tumbuh kembang spiritual, misalkan keimanan, ketuhanan, semangat hidup, bertahan (fitrah manusia bertauhid)

 

Tinggalkan Komentar