Pemkot Ambon Kirim 50 Perawat ke Australia Untuk Bekerja di Panti Jompo

Pemkot Ambon Kirim 50 Perawat ke Australia Untuk Bekerja di Panti Jompo

Senyumperawat.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berencana mengirimkan 50 tenaga perawat ke Australia untuk bekerja di panti jompo. Program ini adalah salah satu wujud kerja sama Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah ditandatangani sebelumnya pada 4 Maret 2019 lalu.

Ke-50 perawat tersebut akan bekerja di panti-panti jompo yang berlokasi di Northern Territory Australia. Mereka akan mengikuti program pelatihan bahasa Inggris dan pemagangan kerja selama dua sampai tiga bulan di Kota Ambon. Kemudian, pelatihan akan dilanjutkan di Australia mengenai berbagai hal terkait kebutuhan tenaga perawat dan budaya masyarakat Australia.

Muat Lebih

Baca: Perawat dan Bidan, Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Tapi Bergaji Rp100-300K

Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyebutkan, awalnya pihaknya hanya menyiapkan 25 perawat ke Australia, sesuai kesepakatan awal. Namun Pemkot Ambon berupaya agar lebih banyak perawat yang bisa dikirimkan ke Australia.

“Sehingga, GLS menambahkan bantuan pembiayaan untuk 25 orang. Total yang siap berangkat menjadi 50 tenaga perawat,” urainya dalam siaran pers.

Baca: Kuliahnya Mahal Tapi Gaji Perawat di Bawah UMR

Kerja sama IA-CEPA sendiri terdiri dari tiga program. Pertama, pelatihan dan penempatan pelajar lulusan perawat di tempat-tempat aged care atau care givers. Kedua, pemagangan mahasiswa tingkat akhir atau lulusan universitas di perusahaan pertambangan di Australia.

Baca: Lulus Kuliah Keperawatan & Kebidanan Itu Tak Mudah, Eh Masa Gajinya…

“Terakhir, penempatan tenaga kerja di pemerintahan Northern Territory Australia,” kata Pejabat Promosi Investasi Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Sydney Sri Moertiningroem. Menurutnya, salah satu focus kerja sama IA-CEPA memang mencakup sector kesehatan dan pendidikan. (Source: jawapos)

Pos terkait