Kyai Ma’ruf Siap Jawab Soal Kartu Sakti Jokowi yang Menuai Kritik dari Perawat Honorer

Senyumperawat.com – Kyai Ma’ruf amin menyatakan tak akan mengutamakan program kartu “sakti” Jokowi. Sebelumnya, Presiden merangkap Calon Presiden (Capres) Jokowi berencana mengeluarkan program kartu. Ada di antaranya kartu sembako murah, KIP Kuliah, dan Kartu Pra-Pekerja.

Menurut Ma’ruf, penjelasan soal kartu itu sebenarnya sudah cukup oleh Jokowi. Namun dia mengaku siap menyambut apa bila lawan debatnya kembali menanyakan hal tersebut.

“Kan sudah dijelaskan oleh Pak Jokowi. Ya kalau muncul ya tentu saya respons,” tegas Ma’ruf.

[ads_color_box color_background=”#eee” color_text=”#444″]Baca: Komitmen Paslon 02 Atasi Masalah Gaji Dokter dan Perawat[/ads_color_box]

Ma’ruf menegaskan dia juga mendiskusikan apa yang kira-kira akan keluar dalam debat ketiga Pilpres 2019 mendatang. Soal guru honorer dan BPJS Kesehatan, Ma’ruf juga mengaku sudah menyiapkan jawaban.

“Ya itu juga yang jadi misalnya apa yang harus kita respons urusan guru honorer, urusan BPJS, itu kan yang selama ini muncul di koran-koran,” ucap Ma’ruf.

Ia menilai program BPJS Kesehatan maupun pengangkatan guru honerer punya banyak manfaat, meski masih ada beberapa kendala.

“Yang dirasakan banyak manfaatnya tentu kita permasalahannya dibenahi, tapi manfaatnya besar,” ujar dia.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin sebelumnya menilai Ma’ruf Amin perlu melakukan persiapan ekstra agar bisa memanfaatkan debat cawapres guna meningkatkan elektabilitas.

Tema debat cawapres ini adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. Oleh karena itu, menurut Ujang, salah satu isu yang bisa ditonjolkan oleh Ma’ruf dalam debat itu ialah program tiga kartu baru yang belakangan digagas oleh Jokowi.

[ads_color_box color_background=”#eee” color_text=”#444″]Baca juga: Sandiaga Uno: Tenaga Kesehatan Harus Mendapatkan Pendapatan yang Cukup[/ads_color_box]

Ujang menganggap Jokowi belum memberikan banyak penjelasan tentang 3 kartu itu. Misalnya, kata dia, Jokowi belum memaparkan secara mendetail urgensi program 3 kartu baru itu maupun teknis implementasinya.

“Pak Jokowi hanya menjelaskan secara global. Anggaran dari mana, implementasi kapan, payung hukumnya apa. Ini harus bisa dijawab ketika nanti ditanyakan dalam debat ketiga kepada Ma’ruf,” kata Ujang Jumat (1/3/2019) dikutip dari laman Tirto. (Tirto/Destur)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker