Kamar VIP Bagi Caleg Stres di RSJ, Apakah Diperlukan?

Kamar VIP Bagi Caleg Stres di RSJ, Apakah Diperlukan

Senyumperawat.com – Kamar VIP bagi Caleg Stres di RSJ sudah mulai bermunculan. Salah satunya yang terdapat di Rumah Sakit Khusus Daerah Sulawesi Selatan (RSKD Sulsel). Rumah sakit ini disebut juga Rumah Sakit Jiwa Dadi Makassar. Caleg (calon anggota legislatif) selama ini yang gagal terpilih, memang ada yang sampai stres.

Ada 6 kamar yang sudah disediakan di RSJ tersebut. Lokasi kamar VIP itu berada di salah satu bangsal rumah sakit. Rumah sakit jiwa tersebut beralamat di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Sulsel.

“Untuk kelas I ada sekitar 50-60 kamar. Kalau VIP, baru kita rencanakan 6 kamar. Itu kita siapkan sambil kita tata pelan-pelan rumah sakit ini,” ujar Direktur RSKD Sulsel Arman Bausat saat ditemui di kantornya, Selasa (12/3/2019) dikutip dari Detik.

Arman mengaku menyiapkan kamar itu untuk mengantisipasi caleg yang gagal dalam Pemilu 2019. Dia memperkirakan pasien dengan label caleg akan datang seminggu setelah pencoblosan.

“Kalau tanggal 17 (April) kan belum stres kan. Biasanya satu minggu baru kelihatan gejalanya. Gejalanya kan depresi dulu, diam dulu. Jadi kalau ada orang datang kita siap melayani,” ucap Arman.

“Nanti mereka (dokter) akan mentriase, oh ini tingkat stresnya segini, ini agak parah. Kalau dia sangat parah ada juga ICU,” imbuh Arman.

Kamar VIP yang sempat disambangi detikcom tampak berukuran luas sekitar 5 x 6 meter. Tembok yang mengelilingi tampak bercat putih, senada dengan lantai kamar.

Tampak ada satu unit kulkas serta televisi di sudut ruangan. Vas bunga juga terlihat disiapkan di kamar itu. Sedangkan kamar mandi berada di ujung ruangan yang dilengkapi dengan kloset jongkok. Terlihat pula AC yang terpasang di bagian dinding kamar.

Tarif kamar VIP bagi Caleg stres di RSJ

Di salah satu sudut ruangan terdapat papan tulis dengan harga yang telah dipatok untuk VIP, kelas I, dan kelas II.

Salah seorang perawat yang ditemui di lokasi memberitahu bila kamar VIP itu diberi tarif Rp 785 ribu per malam.

Sedangkan kelas I yang bisa diisi dua pasien Rp 300 ribu per malam, dan kelas II dengan harga Rp 200 ribu per malam.

Perlukah diadakan?

Ini mungkin menjadi polemik tersendiri. Kasus stresnya pada Caleg hampir selalu bermunculan. Bagaimana tidak, harta sudah banyak dikeluarkan hanya untuk merebutkan kursi panas itu. Ditambah lagi, tekanan batin yang mesti dihadapi jika tidak terpilih.

Di satu sisi mungkin ada saja yang setuju. Selama memang Caleg tersebut mampu untuk membayar biaya perawatan. Lagi pula, dengan memisahkan dengan pasien lain juga sedikit membantu mengurangi tekanan kejiwaannya. Khawatirnya, Caleg tersebut hanya terkena gangguan kejiwaan ringan sehingga kalau digabung dengan penderita lain yang lebih parah bisa saja terpengaruhi. Dalam artian, dia bukan merasa lebih normal tapi justru lebih tertekan merasa memang benar-benar gila.

Di sisi lain, mungkin ada yang tak setuju. Mengingat bahwasanya ia mencalonkan diri ya karena kehendak dia sendiri. Jika pun mau disediakan kamar VIP, jangan sampai Caleg gagal yang mana sebelumnya sudah menjabat tapi gagal tidak mendapatkan fasilitas khusus. Ia harus membiayai pengobatan sendiri bukan berasal dari uang negara lantaran ia sebelumnya sudah menjadi angota legislatif.

Pos terkait