Ibu Bisa Disebut Zalim Pada Anak Jika Enggan Memberikan ASI Eksklusif

0

Senyumperawat.com – Seorang ibu yang enggan memberikan ASI eksklusif kepada anak bisa saja ia zalim. Peringatan tersebut khusus bagi para ibu yang enggan memberi ASI karena alasan yang tidak syar’i. Misalkan hanya demi mengejar karir, takut tubuhnya tidak indah lagi dan alasan semisalnya.

ASI eksklusif sangat penting bagi bayi. Seluruh nutrisi terbaik dibutuhkan olehnya dalam proses pertumbuhan. Nutrisi itu hanya bisa ia dapatkan dari ASI. Itulah mekanisme yang telah Allah ciptakan sedemikian rumitnya namun secara ilmiah benar adanya.

Baca juga:

The American Academy of Pediatrics merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan selanjutnya minimal selama 1 tahun. Bahkan WHO dan UNICEF memberikan rekomendasi yang cukup bijak.

  1. Para ibu dianjurkan memberi ASI eksklusif selama 6 bulan,
  2. Menyusui dalam 1 jam pertama setelah melahirkan,
  3. Menyusui setiap kali bayi mau,
  4. Tidak menggunakan botol dan dot saat memberikan ASI eksklusif.

Untuk bayi baru lahir perlu lebih sering diberikan ASI. Bahkan tidak perlu membatasi waktu untuk menyusui. Berikan ASI kapanpun bayi mau. Semakin sering digunakan untuk menyusui maka produksi ASI juga akan semakin meningkat. Dapat pula mencegah payudara nyeri dan sakit karena penumpukan dan penggumpalan ASI, dan meminimalkan kemungkinan bayi menjadi kuning.

Manfaat menyusui bagi si kecil

Bayi akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa. Ketika si ibu berkenan memberikan ASI eksklusif, tentunya proses tumbuh kembang si kecil akan semakin baik. ASI mengandung protein, mineral, air, lemak, serta laktosa.

  1. ASI menyediakan perlindungan terhadap infeksi dan penyembuhan yang lebih cepat dari infeksi.
  2. Imunoglobulin A terdapat dalam jumlah yang banyak di dalam kolostrum sehingga memberikan bayi tersebut kekebalan tubuh pasif terhadap infeksi.
  3. Terdapat faktor bifidus di dalam air susu ibu yang menyebabkan pertumbuhan dari Lactobacillus bifidus yang dapat menurunkan kumpulan bakteri patogen (menyebabkan penyakit pada manusia) penyebab diare.
  4. Berdasarkan penelitian di negara maju, ASI dapat menurunkan angka infeksi saluran pernapasan bawah, otitis media (infeksi pada telinga tengah), meningitis bakteri (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, diare, dan necrotizing enterocolitis.

Manfaat menyusui bagi ibu

Ibu yang dengan kasih sayangnya memberikan ASI eksklusif, ia akan mendapatkan banyak manfaat pula. Seperti misalkan:

  1. Mencegah involusi rahim,
  2. Menurunkan angka kejadian perdarahan setelah melahirkan
  3. Menurunkan angka kejadian kanker indung telur
  4. Menurunkan potensi kanker payudara
  5. Mengurangi angka kejadian osteoporosis dan patah tulang panggul
  6. Menurunkan kejadian obesitas karena kehamilan.
  7. Menciptakan ikatan antara ibu dengan bayi
  8. Menyusui memperlambat ovulasi (keluar dan matangnya sel telur) setelah melahirkan sehingga menjadi suatu bentuk KB alamiah.

Pastikan cara menyusui Anda benar

Berikut ini adalah tips menyusui yang benar. Anda juga mesti memperhatikan bagaimana cara menyusui selama ini bagi yang sudah punya anak.

  1. Sanga bagian punggung, bahu, dan leher bayi. Bayi sebaiknya dapat menggerakkan kepalanya ke depan dan ke belakang dengan mudah
  2. Posisikan bayi dengan hidung setara dengan puting sehingga bayi akan melekat sempurna dengan payudara
  3. Tunggu hingga bayi membuka mulut lebar dengan lidah di bawah, ibu dapat membuat bayi dalam posisi ini dengan merangsang bibir bagian atas bayi dengan jari ibu
  4. Bayi Anda akan mendekatkan kepalanya ke payudara dengan dahi terlebih dahulu
  5. Bayi akan membuka mulutnya lebar untuk mencakup putting dan lingkaran gelap di sekitar puting, puting ibu sebaiknya berada pada langit-langit mulut bayi
  6. Untuk merangsang bayi melepaskan mulutnya dari puting, dengan lembut letakkan ujung jari ibu pada sudut mulut bayi dan bayi akan secara otomatis membuka mulutnya. Jangan menarik secara paksa karena akan menimbulkan luka pada puting

Perhatikan hal ini saat memberikan ASI eksklusif pada anak

Seorang ibu memang bisa disebut zalim ketika enggan memberikan ASI kepada anak. Namun ada kondisi dimana ibu boleh tidak memberikan. Justru dilarang menyusui. Beberapa kondisi tersebut seperti:

  1. Ibu yang menggunakan obat-obatan terlarang atau alkohol dalam jumlah berlebihan
  2. Bayi dengan galaktosemia
  3. Ibu dengan penyakit HIV/AIDS
  4. Ibu dengan penyakit Tuberkulosis (TBC) yang tidak diobati dan masih aktif.

Tinggalkan Komentar