Gejala Kanker Payudara yang Paling Jelas

0
Gejala Kanker Payudara yang Paling Jelas

Senyumperawat.com – Gejala kanker payudara yang paling sering ditemukan adalah adanya benjolan. Karakteristik benjolannya ketika dipegang bisa digerakkan dengan sentuhan. Benjolan itu begitu terasa di bawah kulit payudara. Biasanya benjolan ini melekat pada dinding dada atau bisa juga pada kulit.

Maka memang tidak bisa diremehkan adanya deteksi dini kanker payudara. Teknik SADARI menjadi alternatif untuk melakukan deteksi dini tersebut. Mengingat hal ini, penting bagi para wanita untuk menjaga salah satu aset yang paling berharga itu, payudara.

Tanda dan gejala kanker payudara yang paling jelas

Adanya benjolan pada payudara yang dapat digerakkan (stadium awal) atau tidak dapat digerakkan (stadium lanjut), pada awalnya tidak terasa sakit;

  1. Benjolan tumbuh semakin besar, terasa nyeri pada payudara;
  2. Benjolan berupa bunga kubis dan mudah berdarah;
  3. Bentuk dan ukuran payudara mengalami perubahan;
  4. Mulai timbul luka dan lama tidak sembuh pada payudara, serta puting susu seperti koreng dan masuk ke dalam;
  5. Kulit payudara berkerut seperti jeruk;
  6. Terkadang keluar cairan, darah merah kehitam-hitaman atau nanah dari puting susu;
  7. Metastase (penyebaran) ke kelenjar getah bening sekitar dan alat tubuh lain.

Jika metastase (penyebaran) luas, maka berupa:

        • Pembesaran kelenjar getah bening supraklavikula dan servikal;
        • Hasil rontgen toraks abnormal dengan atau tanpa efusi pleura;
        • Penyebaran pada paru-paru ditandai dengan batuk yang sulit untuk sembuh, terdapat penimbunan cairan antara paru-paru dengan dinding dada sehingga akan menimbulkan kesulitan dalam bernafas;
        • Nyeri tulang berkaitan dengan penyebaran ke tulang;
        • Fungsi hati abnormal.

Mengingat begitu berbahayanya penyakit ini, maka Anda sebagai perempuan perlu segera mengambil tindakan preventif. Beberapa tindakan preventif yang bisa dilakukan adalah mengubah pola hidup menjadi pola hidup sehat.


Tips mencegah kanker payudara

1. Menjaga berat badan

Menjaga berat badan yang sehat sepanjang hidup Anda terbukti dapat menjaga kesehatan. Anda dapat menghitung BMI atau Body Mass Index dengan cara berat badan (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam meter, telah terbukti secara signifikan jika peningkatan BMI (lebih dari keadaan normal 25) akan meningkatkan risiko kanker payudara. Selain itu, dan peningkatan BMI telah meyakinkan terbukti meningkatkan risiko kanker payudara pasca-menopause.

Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yaitu nasi putih, kentang putih, gula dan produk produk olahan dari nasi, kentang dan gula. Makanan ini memicu perubahan hormonal yang mempromosikan pertumbuhan sel dalam jaringan payudara. Ganti ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian dan kacang-kacangan / polong-polongan. Kacang-kacangan karena serat tinggi dan kandungan lignan terutama khusus.

2. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran

Makan tujuh atau lebih porsi sayur dan buah setiap hari. Sayuran untuk perlindungan kanker payudara mencakup semua sayuran (brokoli, kubis, kecambah brussels, kembang kol), sayuran hijau (sawi, kangkung, bayam), wortel dan tomat. Buah yang mempunyai kandungan lebih untuk mencegah kanker payudara adalah jeruk, berry dan ceri. Terbaik untuk anda adalah dengan mengkonsumsi sayuran mentah atau dimasak sebentar, karena beberapa phytochemical diyakini menawarkan perlindungan terhadap kanker payudara dihancurkan oleh panas

3. Mengkonsumsi produk kedelai

Mengkonsumsi produk kedelai secara teratur, seperti tahu, tempe dan susu kedelai. Penelitian epidemiologi telah menunjukkan hubungan positif antara konsumsi kedelai dan pengurangan risiko kanker payudara.

4. Minimalkan paparan estrogen farmakologis dan xeno-estrogen.

Jangan mengambil estrogen resep kecuali ada indikasi medis. Paparan seumur hidup untuk estrogen memainkan peran penting dalam perkembangan kanker payudara. Juga hindari seperti estrogen senyawa yang ditemukan dalam polusi lingkungan, seperti pestisida dan bahan kimia industri. Disarankan menggunakan produk organik jika anda tidak bisa menghindarinya maka cucilah produk non-organik secara benar.

5. Menyusui bisa mencegah kanker payudara

Menyusui bayi Anda hingga waktu yang tepat. Wanita yang menyusui bayi mereka setidaknya selama satu tahun secara total mengalami penurunan risiko terkena kanker payudara.

Tinggalkan Komentar