dr. Gamal: Prabowo-Sandi Komitmen Menyejahterakan Tenaga Kesehatan dan Guru

dr. Gamal: Prabowo-Sandi Komitmen Menyejahterakan Tenaga Kesehatan dan Guru

Senyumperawat.com – Usai debat Cawapres hari Ahad lalu (17/3/2019), dr. Gamal mengungkapkan komitmen Paslon 02 menyejahterakan tenaga kesehatan. Obrolan berkutat pada komitmen yang akan diusung oleh Sandiaga Uno jika terpilih. Salah satunya adalah memperhatikan nasib tenaga medis dan guru honorer.

“Kalau kita bicara masalah indikator kesehatan, jadi banyak indikator-indikator kesehatan nasional yang menurun. Contoh ya, penyakit tidak menular, artinya itu mengalami perburukan”, kata dokter yang termasuk dalam BPN 02 tersebut.

Muat Lebih

Baca: Sandiaga: Pembayaran Tenaga Medis Harus Tepat Waktu

Data menurunnya kualitas kesehatan

“Contoh penyakit Stroke itu peningkatannya luar biasa. Kanker itu meningkat 1,4 jadi 1,8 per mil. Lalu kalau kita bicara penyakit Stroke tadi meningkat dari 7 – 10,9 per mil. Lalu penyakit gagal ginjal kronis juga meningkat ya, dari 2 – 3,8 per mil. Bahkan Kencing Manis (Diabetes) meningkatnya luar biasa dari 1,5 menjadi 2 persen. Dan gangguan kejiwaan bayangkan, meningkatnya 1,7 sampai menjadi sekarang 7 persen”, jelas dr. Gamal.

“Obesitas pun demikian dari 14,8 menjadi sekitar 21,8 persen. Kita bicara cakupan imunisasi, turun semua mulai BCG, DPT, Polio, Campak”, imbuhnya.

Janji infrastruktur kesehatan yang diingkari presiden Jokowi

Dokter yang pernah duduk satu meja dengan Putin itu pun memaparkan tentang capaian pembangunan infrastruktur kesehatan presiden Jokowi. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi pernah berjanji di tahun 2014 membangun 6000 Puskesmas. Realitanya hanya 286 Puskesmas yang berhasil dibangun. Jadi hanya 4,7 persen.

Menurutnya itu menimbulkan banyak kesimpulan bahwa upaya promotif dan preventif minim, lalu juga infrastruktur kesehatan juga minim.

Baca: Kyai Ma’ruf Menjawab Isu Kesehatan Dalam Debat Cawapres, Nasib Tenaga Kesehatan…

“Saya pikir juga fundamental menjadi banyak kritik adalah soal kesejahteraan tenaga kesehatan contohnya. Banyak sekali masalah di sisi itu”, tegas dokter yang juga terkenal dengan dokter sampah itu.

“Ketika kami menyampaikan, kesejahteraan tenaga kesehatan harus diangkat. Dari pemerintah mengatakan tenaga kesehatan sudah sejahtera waktu itu lewat berbagai momentum dan forum”, cerita dr. Gamal.

Gaji dokter di bawah standar IDI, gaji perawat Rp250 ribu

“Padahal kalau kita lihat ya, survei dari JDN itu menyampaikan 94,4 persen dokter gaji di bawah standar IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Lalu juga sama gaji perawat itu mohon maaf bahkan hanya sampai Rp300 ribu, Rp250 ribu. Jadi saya katakan kepada masyarakat bahwa hari ini itu masyarakat bisa melihat bahwa kami berempati kepada semua. Guru honorer, yang dulu pernah diberi janji tapi dikhianati kan”, terang dr. Gamal.

Kemudian presenter Fakta, Balques Manisang menanyakan komitmen Sandiaga saat debat Cawapres. Khususnya terkait kesejahteraan tenaga medis dan guru.

Baca: 5 Pesan Ketua PPNI Untuk Debat Cawapres, Gaji Minimal 3 Kali…

Dokter Gamal menjelaskan bahwa sebenarnya Bang Sandi, sapaan akrab Sandi Uno, punya komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.

“Karena ini, bayangkan BPJS telat bayar klaim ke rumah sakit, rumah sakit telat bayar ke tenaga kesehatan, dan telat bayar ke perusahaan farmasi, dan eksesnya adalah kualitas pelayanan yang turun”, imbuhnya.

Ia pun mengaku sudah bertemu dengan banyak tenaga medis. Banyak yang menyampaikan keluhan terkait nasib mereka.

“Saya ketemu banyak tenaga kesehatan. Saya keliling ke Jambi, ke Lombok, bahkan mereka mengirimkan surat kepada Pak Prabowo secara khusus. Isinya bahwa mereka butuh kesejahteraan yang lebih. Contoh tadi dokter, bayangkan 8,89 persen itu gajinya di bawah Rp1,5 juta, 17,35 persen di bawah Rp3 juta”, paparnya.

Komitmen untuk menyejahterakan tenaga kesehatan & guru

Dokter Gamal berpesan,”Saya ingin menyampaikan kepada semua tenaga kesehatan. Dokter, perawat, bidan, ahli gizi, fisioterapi, apoteker, sarjana kesehatan masyarakat, bahwa Pak Prabowo dan Bang Sandi itu punya komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.”

Baca: Sandiaga Uno: Tenaga Kesehatan Harus Mendapatkan Pendapatan yang Cukup

“Anda punya harapan untuk mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dan itu tertulis di program aksi kami dan menjadi prioritas kami”, imbuhnya.

“Kami optimis, dari guru honorer dan juga tenaga kesehatan itu menjadi prioritas kami. Bahkan guru PAUD, guru madrasah, guru yayasan itu kami juga punya planning memberikan upah minimum bagi mereka”, pungkasnya. (Destur)

Pos terkait