200 Hari Pertama Memimpin, Sandi Uno Akan Cari Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan

200 Hari Pertama Memimpin, Sandi Uno Akan Cari Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan

Senyumperawat.com – Akar masalah defisit BPJS kesehatan menjadi topik yang masing-masing Cawapres cukup tajam menyorotinya. Salah satu ungkapan yang menarik dilontarkan oleh Sandiaga Uno selaku Cawapres 02.

Ia mengawali dengan menceritakan salah satu ibu yang ditemui selama keliling mendengar aspirasi masyarakat.

Muat Lebih

“Kisah yang dihadapi ibu Lis. Dimana program pengobatannya harus terhenti karena tidak di-cover BPJS. itu tidak boleh terulang kembali”, ungkap Sandi.

[ads_color_box color_background=”#fff0f0″ color_text=”#444″]

Baca juga:

[/ads_color_box]

Menyikapi hal itu, ia mengingatkan untuk tidak saling menyalahkan. Jika terpilih pun, Prabowo-Sandi akan melanjutkan program JKN-KIS. Namun dengan pembanahan sistem yang lebih baik.

“Kuncinya adalah pembenahan. Jangan saling menyalahkan. JKN akan dilanjutkan dan dimaksimalkan. Untuk pelayanan kesehatan prima, negara tidak boleh absen, tidak boleh pelit”, jelas mantan Wagub Jakarta itu.

200 hari pertama Sandi jadi Wapres

Ungkapan Sandi yang menarik adalah tentang 200 hari pertama ia memimpin jika terpilih. Ia akan mencari akar masalah defisit BPJS kesehatan.

“200 pertama kita cari akar permasalahan. Kita berikan pelayanan yang prima, obat-obatan yang bagus dan pembayaran tenaga medis harus tepat waktu”, tegas Cawapres yang akrab dipanggil Bang Sandi tersebut.

“Kami akan membenahi sistem rujukan. Pola rujukan yang lebih mengutamakan layanan kesehatan masyarakat agar tidak menunggu berjam-jam di rumah sakit karena berbelit-belit”, imbuhnya.

Menjawab isu Stunting, Prabowo-Sandi punya terobosan menarik. Persoalan gizi pada anak akan disinergikan dengan instansi pendidikan. Ia mencontohkan di beberapa sekolah di Jakarta. Anak-anak (Sekolah Dasar) SD dan Taman Kanak-Kanak (TK) difasilitasi dengan susu atau kacang hijau. Dengan begitu, harapannya masalah stunting bisa semakin cepat diatasi. (Destur)

Pos terkait