Tahapan Proses Penyembukan Luka

0
Tahapan Proses Penyembukan Luka

Senyumperawat.com – Proses penyembuhan luka merupakan suatu proses penggantian jaringan yang mati/rusak dengan jaringan baru. Tak hanya baru, tentunya yang sehat. Istilahnya bisa disebut pula dengan regenerasi. Luka bisa dikatakan sembuh jika permukaannya dapat bersatu kembali dan didapatkan kekuatan jaringan yang baik.

Setiap kejadian luka, mekanisme tubuh akan mengupayakan mengembalikan komponen-komponen jaringan yang rusak tersebut. Konsepnya dengan membentuk struktur baru dan fungsional sama dengan keadaan sebelumnya. Proses penyembuhan tidak hanya terbatas pada proses regenerasi yang bersifat lokal. Termasuk juga sangat dipengaruhi oleh faktor endogen (seperti: umur, nutrisi, imunologi, pemakaian obat-obatan, kondisi metabolik).

Pada dasarnya proses penyembuhan ditandai dengan terjadinya proses pemecahan atau katabolik dan proses pembentukan atau anabolik. Setiap proses penyembuhan luka akan terjadi melalui 3 tahapan yang dinamis, saling terkait dan berkesinambungan serta tergantung pada tipe/jenis dan derajat luka. Sehubungan dengan adanya perubahan morfologik.

Tahapan proses penyembuhan luka

Ada 3 tahapan proses penyembuhan luka, yaitu:

a. Fase inflamasi

  • Hari ke 0-5
  • Respon segera setelah terjadi injuri
  • Pembekuan darah
  • Untuk mencegah kehilangan darah
  • Karakteristik: tumor, rubor, dolor, color, functio laesa.
  • Fase awal terjadi hemostasis
  • Fase akhir terjadi fagositosis
  • Lama fase ini bisa singkat jika tidak terjadi infeksi

b. Fase proliferasi

  • Hari 3-14
  • Disebut juga dengan fase granulasi adanya pembentukan jaringan granulasi pada luka
  • Luka nampak merah segar, mengkilat
  • Jaringan granulasi terdiri dari kombinasi : Fibroblas, sel inflamasi, pembuluh darah yang baru, fibronectin and hyularonic acid
  • Epitelisasi terjadi pada 24 jam pertama ditandai dengan penebalan lapisan epidermis pada tepian luka
  • Epitelisasi terjadi pada 48 jam pertama pada luka insisi

c. Fase maturasi atau remodelling

  • Berlangsung dari beberapa minggu sampai dengan 2 tahun
  • Terbentuknya kolagen yang baru yang mengubah bentuk luka serta peningkatan kekuatan jaringan (tensile strength)
  • Terbentuk jaringan parut (scar tissue)
  • 50-80% sama kuatnya dengan jaringan sebelumnya
  • Terdapat pengurangan secara bertahap pada aktivitas selular and vaskularisasi jaringan yang mengalami perbaikan.

Peran sel tubuh dalam penyembuhan luka

Sel – sel yang berperan dalam proses penyembuhan luka

a. Pada fase inflamasi :
  • Sel leukosit (netrofil) untuk memfagosit sel / benda asing.
  • Netrofil digantikan oleh sel makrofag yang fungsinya : sintesa kolagen, membentuk jaringan granulasi dan fibroblas, memproduksi growth factor, dan pembentukan kapiler.
b. Pada fase proliferasi :
  • Sel fibroblas mengeluarkan substansi (kolagen, elastin, hyaluronic acid, 2 fibronectin), berperan dalam membangun (rekonstruksi) jaringan baru (granulasi).
  • Pada proses epithelisasi, fibroblas mengeluarkan keratinocyte growth factor.

c. Pada fase maturasi

  • Fibroblas meninggalkan jaringan granulasi

Luka memang sebaiknya jangan dianggap sepele. Segera lakukan tindakan perawatan luka agar jaringan yang baru segera dapat tumbuh. Semakin baik cara merawat lukanya tentu akan semakin mempercepat proses penyembuhan luka.

Tinggalkan Komentar