Pengalaman Ainun, Perawat Layad Rawat di Bandung

Senyumperawat.com – Ainun adalah seorang perawat layad rawat. Layad rawat adalah program yang digulirkan oleh pemkot Bandung. Semacam layanan tenaga medis panggilan yang langsung datang ke rumah. Tentunya dilengkapi sarana komprehensif standar petugas medis.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau pelayanan kesehatan tinggal menghubungi layanan telpon 119. Setelah itu tim akan diturunkan langsung ke rumah warga untuk melakukan perawatan.

Ainun Nurfadlia NH (24) adalah seorang perawat layad rawat. Ia berasal dari Ujungberung, Kota Bandung. Ainun menjalani profesi perawat Layad Rawat di UPT Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu 119 Dinkes Kota Bandung sudah dua tahun lamanya.

Ainun menceritakan menjadi seorang perawat lebih banyak mengorbankan diri untuk melayani dan bermanfaat bagi orang lain.

“Salah satunya pernah nanganin yang korban kebakaran di Gunung Batu, seorang bapak yang tinggal di Bandung seorang diri, asa sedih banget, kalau diinget kejadian itu,” ujar Ainun sambil meneteskan air matanya

Menjalani profesi perawat layad rawat ternyata bukan yang diinginkan gadis yang masih berumur 24 tahun ini. Ia bercita-cita ingin menjadi seorang Tentara Nasional Indonesia.

“Kalau cita cita sebenarnya ingin jadi tentara, karena ayah saya seorang tentara. Tapi setelah mencoba daftar gagal,” ujar Ainun saat ditemui Tribun Jabar di Kantor UPT Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu 119, Jalan Bapa Husen Dalam, Kota Bandung, belum lama ini dikutip dari laman Tribun.

Setelah gagal, Ainun memutuskan berkuliah dan memilih jurusan perawat di Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Bandung dan lulus tahun 2016.

Ainun mengatakan setelah lulus pada bulan Oktober 2016, ia sempat menganggur dan bekerja di sebuah Home Care serta mengikuti sertifikasi Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).

“Kuliah tiga tahun, lulus oktber 2016, sempat nganggur dulu, tapi saya coba asah kemampuan saya dengan bekerja sebagai home care. Home Care adalah pelayanan dirumah, setelah itu ikut sertifikasi BTCLS,” ujarnya.

• Menakjubkan, Bayi 9 Bulan Selamat dari Longsor yang Menewaskan 4 Orang di Bogor

Setelah mendapatkan sertifikasi BTCLS, pada bulan Mei 2017 ia pun masuk menjadi perawat Dinkes Kota Bandung.

Ia menambahkan profesi yang dijalaninya sekarang menjadi suatu kebanggaan bagi diriya yang bisa menolong sesama.

loading...

This website uses cookies.