Kemenang Disarankan Menambah Dokter dan Perawat Untuk Kloter Haji 2019

Senyumperawat.com – Kemenang disarankan untuk menambah dokter dan perawat untuk kloter haji 2019. Walaupun menurut pemerintah, tidak akan ada penambahan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI). Hal ini disampaikan oleh Kemenag (Kementerian Agama) RI.

“Yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah menambah petugas kesehatan haji kloter yang bersama dengan jamaah. Itu yang perlu ditambah,” kata Komisioner Komisi Pengawasan Haji Indonesia (KPHI) Bidang Kesehatan dr Abidinsyah Siregar seperti diberitakan Republika.co.id, Selasa (15/1).

3 dokter dan 6 perawat untuk kloter haji 2019

Karena menurut dr Abidinsyah petugas kesehatan haji yang mendampingi calon jamaah haji (calhaj) di kloter saat ini dirasakan masih kurang. Dia mengatakan, idealnya satu kloter seharusnya ada tiga dokter dan enam perawat harus ada bersama dengan jamaah di dalam satu pesawat.

Untuk itu dr Abidinsyah mengkritisi formasi pusat kesehatan haji yang menempatkan di satu kloter satu dokter dua pesawat. Formasi itu kata dia sudah lawas dan perlu diubah demi kenyamanan, keamanaan para jamah haji dalam menunaikan ibadah hajinya.

“Saya dulu tahun 1992 bawa jamaah 250 orang dokternya satu perawatnya dua. Di zaman era sekarang pesawataya hampir 400 orang dokternya tetap satu, perawatnya juga tetap dua. Maka rekomendasi KPHI setidak-tidaknya dua atau tida dokter dan enam orang perawat, baru itu jamaah terkawal dengan baik,” katanya.

Baca juga: Berapa Honor Tenaga Kesehatan Haji Indonesia?

Abidinsyah mengatakan, formasi tiga dokter dan enam perawat di kloter itu tujunnya untuk memastikan kondisi jamaah. “Itu perlu diperhatikan oleh pemerintah, karena angka kematian jamaah tertinggi itu ada di pemondokan ketika jamaah bersama dengan dokter di kloter,” katanya.

Kondisi ini menurutnya sangat ironis jika formasi yang sudah 26 tahun itu masih digunakan pemerintah untuk mendampingi jamaah. Sebelumnya Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kementerian Kesehatan RI (Kemkes) Eka Jusuf mengatakan, formasi tenaga kesehatan untuk musim haji tahun 2019 nanti ialah setiap kloter itu memiliki satu dokter dan dua perawat untuk mengawal 450 jamaah dari satu kelompok terbang.

Baca juga: SHARI, Syarat Utama Mendaftar TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) 2019

Formasi seperti itu sudah dilakukan setiap musim haji di setiap tahunnya. Jadi berapa jumlah TKHI sudah aturan mainnya di Kememterian Agama. Saat ini jumlah Penitia Ibadah Haji Indonesia (PPIU) sebanyak 306 orang untuk ditempatkan di 507 kloter. (Republika/Destur)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker