Kamu Pasti Terkejut, Ini Bahaya Pakai Deodorant Bagi Wanita

0
Ini Bahaya Pakai Deodorant Bagi Wanita

Senyumperawat.com – Iklan pelumas ketiak ini biasa lewat di televisi, tapi benarkah ada bahaya pakai deodorant bagi wanita. Soalnya adalah bahasa iklan selalu dibuat menggoda. Memang begitu tabiatnya marketing. Iklan harus dibuat menarik agar sebuah produk itu laku.

Perempuan adalah target pasar yang subur untuk produk kecantikan. Jelas saja, mana ada cowok yang sibuk bawa perangkat make up. Kecuali cowok itu kurang normal.

Nah, salah satu produk perawatan kecantikan itu disebut deodorant. Lantas yang selalu ditampilkan adalah hasil baik dari pemakaiannya. Namun belum pernah diungkap apakah ada bahaya dari deodorant bagi wanita.

Bahaya pakai deodorant bagi wanita

Banyak dampak bahaya pada kulit yang disebabkan oleh deodorant yang berlebihan. Cara kerja deodorant pada umumnya, menetralisir dan mencegah bau badan. Salah satu zat kimia yang digunakan adalah senyawa alumunium. Senyawa ini akan mempengaruhi kerja kelenjar keringat, sehingga memproduksi keringat dalam jumlah kecil.

Seperti dikutip dari indiatimes, Dr Sunita mengingatkan bahwa cara kerja senyawa alumunium ini bisa berbahaya bagi tubuh, “penggunaan senyawa alumunium dan paraben beresiko mempengaruhi hormon estrogen dan kelenjar payudara. Pada beberapa kasus penderita kanker payudara, senyawa ini wajib dihindari karena sangat berbahaya,” ungkapnya.

Sedangkan ahli kosmetik, Dr Abhijit Desai lebih fokus pada deodorant yang mengandung alkohol, “apabila kandungan alkohol dalam deodorant terlalu tinggi, dapat menyebabkan iritasi pada kulit, kemerahan dan gatal-gatal.”

Selain itu, penggunaan deodorant dan atipersperin mengakibatkan penumpukan toksin yang akan memicu munculnya kanker getah bening. Makanya, penggunaan deodorant dan antipersperin sebaiknya dihindari untuk mengobati bau badan dan lakukan cara alternatif yang disarankan oleh peneliti dari Inggris, Dr Dabre.

Menurut Dabre ada cara aman dan murah untuk menghilangkan bau badan yakni dengan membersihkan ketiak menggunakan air dan sabun secara teratur dua kali dalam sehari. Hal lainnya yang bisa dilakukan ialah dengan mencukur bulu-bulu ketiak untuk mengurangi keringat yang terperangkap di daerah tersebut.

Jika kedua langkah tersebut dianggap belum manjur, maka ada alternatif lainnya yakni dengan melakukan operasi pengangkatan kelenjar keringat. Metode operasi dalam hal ini terbagi menjadi dua, yaitu operasi untuk mengangkat kelenjar keringat yang hiperaktif saja, dan operasi untuk mengangkat seluruh kelenjar keringat.

Terakhir, jagalah kesehatan dan kebersihan diri yang bukan hanya berefek pada kesehatan seseorang namun juga berkaitan dengan pandangan orang lain terhadap diri kita.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.