Dilema Lulusan Keperawatan, Selamat Datang di Dunia Pengangguran

Senyumperawat.com – Lulusan keperawatan selalu menjadi kebanggaan dalam sebuah keluarga. Apalagi lulusan keperawatan Negeri. Ketika lulus langsung diangkat jadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun itu dulu, tentunya beda dengan sekarang.

Peningkatan kualitas lulusan perawat menjadi fokus pemerintah. Sayangnya memang banyaknya kampus keperawatan tidak diimbangi dengan kualitas lulusannya. Masih banyak yang sekedar mengedepankan bisnis. Hasilnya, lulusan keperawatan dari kampus yang hanya mengejar bisnis tidak mampu mengikuti perkembangan regulasi.

Misalnya dengan adanya STR (Surat Tanda Registrasi). Standardisasi perawat yang telah lulus kini harus melalui Ujian Kompetensi (UKom). Kemudian sertifikat kelulusan UKom digunakan sebagai syarat pembuatan STR.

Malangnya, kemudian tidak semua lulusan keperawatan bisa terserap. Kesejahteraan perawat menjadi tanda tanya bagi banyak kalangan.

Salah satunya warganet. Deden Kusmaya dalam berandanya menulis dilema lulusan kampus perawat berjuang di kancah profesi.

“Selamat kepada mahasiswa keperawatan yang sudah lulus ujian ukom nya dan selamat datang di dunia pengangguran selama nya. Belum lagi mengurus STR bayar 100 ribu ditambah lagi harus jadi anggota PPNI harus bayar Nira 300 ribu selama 1 tahun. Terus mau mengabdi sebagai abdi negara hanya sebagai tenaga sukarela tanpa ada upah sepersen pun.

Kalau mau dihitung-hitung biaya kuliah dan pekerjaan tidak baku klop kasian.
Belum lagi home care di tawar keluarga pasien di bawah upah setetes keringat.

#saveperawat

Bagaimana dengan sobat perawat lainnya. Apakah memiliki pendapat tersendiri?

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker