Apa yang Mesti Dilakukan di Rumah Setelah Operasi Caesar?

0
Apa yang Mesti Dilakukan di Rumah Setelah Operasi Caesar
Apa yang Mesti Dilakukan di Rumah Setelah Operasi Caesar. (Foto: www.akg-images.com)

Senyumperawat.com – Setelah menjalani operasi caesar, para ibu mesti mendapatkan perawatan luka sayatan operasi. Perlu adanya edukasi yang jelas perihal bagaimana perawatan luka operasi caesar. Satu alasannya adalah karena setiap luka apalagi luka dalam tetap saja berpotensi infeksi. Terlebih lagi jika perawatan lukanya kurang baik.

Sectio caesarea adalah proses persalinan melalui pembedahan dimana irisan dilakukan di perut ibu (laparatomi) dan rahim (histeretomi) untuk mengeluarkan bayi (Juditha dan Cynthia, 2009).

Sectio caesarea adalah sebuah bentuk melahirkan anak dengan melakukan sebuah irisan pembedahan yang menembus abdomen seorang ibu (laparatomi) dan uterus (histeretomi) untuk mengeluarkan satu bayi atau lebih (Dewi dan Fauzi, 2007).

Perawatan luka setelah operasi caesar

Berikut ini pedoman dasar untuk memberikan perawatan luka setelah operasi caesar. Konsep dasar dalam perawatan luka adalah steril. Oleh karenanya, penting untuk diperhatikan kebersihan dan kesterilan alat yang digunakan.

1. Menjaga kebersihan di sekitar luka jahitan

Tiga hari setelah operasi, perban biasanya diganti dengan perban yang tahan air sehingga ibu dapat mandi. Sebelumnya, karena bekas jahitan tidak boleh kena air, biasanya cukup diseka saja badannya dengan air hangat.

Hindari melakukan aktivitas fisik yang terlalu berlebihan sebab jahitan di dalam belum kering sehingga masih terasa sakit (Cendika dan Indarwati, 2010).

Walaupun merasa lebih baik, tetapi sebenarnya tubuh belum pulih sepenuhnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Ibu tidak perlu khawatir terhadap luka bekas irisan yang terkena air karena akan aman selama luka ditutup kain kasa lembut yang diatasnya dilapisi plester kedap air. Memang dulu pasien tidak boleh mandi karena luka hanya ditutupi kain kasa. Namun sekarang dokter akan memakaikan plester kedap air di atas kain kasa untuk mencegah terjadinya infeksi karena terkena air.

2. Jangan Mengangkat Benda Berat

Usahakan untuk tidak mengangkat benda-benda yang berat karena kegiatan ini bisa mengakibatkan tekanan pada bagian perut maupun pinggang sehingga merasa sakit.
Makan Makanan Bergizi

3. Perhatikan menu makanan

Makanan bergizi yang seimbang, sesuai dengan kebutuhan sangat dianjurkan. Misalnya untuk mencegah sembelit, makanlah vit C, banyak buah-buahan dan sayuran segar.

Merawat Bekas Sayatan

Biasanya, benang operasi terserap secara otomatis. Beberapa cara merawat bekas sayatan operasi sebagai berikut:

  • Bagi ibu yang sudah bisa mandi tanpa diseka, sebaiknya mandi dengan shower atau bersiram.
  • Setelah mandi, segera keringkan bekas sayatan tersebut dengan handuk yang lembut, kertas tissu atau kapas.
  • Jangan memakai celana dalam yang pendek (jenis bikini) karena karet celana jenis ini akan menekan bekas sayatan sehingga akan terasa sakit.
  • Kalau bekas sayatan menjadi bengkak kemerahan dan terasa sakit segera periksakan kedokter karena tanda-tanda ini menunjukkan terjadinya infeksi (Bramantyo, 2005).
Referensi
  • Dewi, Y & Fauzi, A, D (2007). Operasi caesar dari A sampai Z. Jakarta: EDSA Mahkota.
  • Juditha, I & Cynthia, I (2009). Tips praktis bagi wanita hamil. Jakarta: Forum Kita
  • Bramantyo, L (2005). Operasi caesar masalah dan solusinya. Jakarta: Puspa Swara.
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.