RSUD Jombang Kekurangan Perawat, Kok Bisa Padahal Tiap Tahun Lulusannya Banyak

0
RSUD Jombang Kekurangan Perawat

Senyumperawat.com – RSUD Jombang menyatakan masih kekurangan dokter spesialis dan perawat. Salah satunya dokter spesialis urologi yang sangat dibutuhkan, karena seringkali terjadi penumpukan pasien.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran mengakui, untuk saat ini, kurang lebih ada 45 dokter umum, 20 dokter spesialis dan 500 perawat. Hanya saja, yang paling urgen dibutuhkan dokter spesialis urologi.

Ini dikarenakan, dokter spesialis urologi di RSUD Jombang hanya dua, yakni satu dokter spesialis definitif dan satu dokter PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis ) yang sedang menetap di RSUD Jombang.

”Memang untuk area-area yang lain seperti spesialis anak-anak, bedah maupun penyakit dalam tercukupi. Sedangkan untuk urologi masih kurang,” katanya.

Dampaknya, seperti munculnya kasus beberapa waktu lalu, terjadi penumpukan pasien. Diakuinya, dokter yang satunya sedang sakit dan yang satunya sedang menangani operasi.

”Jadi memang itu bukan tidak ada penanganan. Itu sudah dilakukan penanganan, tetapi menunggu diperiksa dan resep dokter, karena memang dokter satunya sakit dan yang satunya melakukan operasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, untuk mencari dokter spesialis ini tidaklah mudah. Karena harus ada sinergi antara satu dengan yang lain, apabila itu tidak ada malah bahaya.

”Untuk penambahan dokter spesialis ini memang agak sulit. Bahkan satu ditambah satu bukan menjadi dua malah nol. Karena tidak ada sinergi antara satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, kondisi perawat juga kurang mencukupi, biasanya 1 perawat menangani 5 pasien, untuk saat ini 1 perawat menangani 10 pasien bahkan lebih. ”Tapi kami juga tidak bisa merekrut karena kemampuan bayar kami,” imbuhnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pihaknya juga sudah mendaftar kebutuhan tenaga khususnya dokter spesialis, dan nantinya akan diusulkan kepada Provinsi maupun Pusat, agar ada penambahan dokter spesialis tersebut.

”Kami juga sudah melakukan komunikasi ke pemprov maupun Pusat, agar mengirim tenaga bantuan untuk ditempatkan di Jombang,” pungkas Pudji. (Destur/RadarJombang)

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.