Merawat Keluarga yang Terserang Penyakit Demam Berdarah di Rumah

0
penyakit demam berdarah

Senyumperawat.com – Penyakit demam berdarah di musim hujan kembali menjadi momok. Tindakan pencegahan dilakukan di mana-mana. Vogging atau pengasapan, bersih-bersih dan lain sebagainya dilakukan. Namun segigih apa pun manusia berusaha, keputusan berikutnya kita tawakkal kepada Allah.

Maka ketika akhirnya kita atau keluarga kita diberikan penyakit demam berdarah oleh Allah, bersabarlah akan hal itu. Itu kunci awalnya. Kemudian baru ikhtiar untuk memperoleh kesembuhan. Tanamkan kembali bahwa penyakit dan obat itu ada pada Allah. Allah yang berkehendak memberikan kita penyakit, Allah pula yang pastinya telah menyiapkan obatnya.

Nah, kadang kita masih bingung ketika menghadapi keluarga yang menderita penyakit demam berdarah. Solusi yang diambil akhirnya adalah segera membawa ke rumah sakit. Padahal ada beberapa tips untuk memberikan perawatan selagi masih bisa dirawat di rumah.

Tips merawat pasien yang terserang penyakit demam berdarah

1. Berikan asupan cairan dalam jumlah banyak

Pasien demam berdarah sebisa mungkin mencukupi asupan cairan. Dari mulai air putih hingga jus buah sebaiknya dikonsumsi oleh pasien. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dehidrasi karena demam, serta membantu menurunkan demam.

Selain itu, mengonsumsi banyak air juga membantu meringankan gejala seperti kram otot dan sakit kepala karena keduanya timbul akibat dehidrasi. Air juga akan membantu menghilangkan racun berlebih dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui urine.

2. Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri

Paracetamol dapat menjadi pilihan untuk meringankan nyeri dan menurunkan demam. Periksakan ke dokter untuk mengetahui obat mana yang sebaiknya dikonsumsi.

3. Mengonsumsi jambu biji dan makanan sehat yang mudah dicerna

Dokter biasanya menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti makanan yang direbus, sayuran hijau, serta buah-buahan. Salah satu buah yang sudah dikenal manfaatnya untuk mengobati demam berdarah ialah jambu biji. Jambu biji mengandung vitamin C yang dapat membantu mempercepat pembentukan trombosit baru.

Pada pasien demam berdarah, trombosit dalam tubuhnya biasanya berada dalam di bawah ambang normal. Jambu biji mengandung trombinol yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat membantu tubuh menghasilkan trombosit yang lebih banyak. Untuk itu mengonsumsi jambu biji bisa menjadi cara efektif untuk membantu meningkatkannya kembali.

Selain itu jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur yang berguna untuk menghambat pertumbuhan virus, termasuk virus dengue.

4. Melakukan istirahat secara total

Beristirahat secara total atau bed rest sangat dianjurkan untuk pasien demam berdarah jenis apapun. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mempercepat pemulihan.

Perawatan rumahan untuk pasien demam berdarah hanyalah perawatan yang bersifat tambahan sebagai pengganti opname di rumah sakit. Hal ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan dan bergantung pada kondisi pasien. Anda tetap perlu mengonsultasikan pada dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

Tips mencegah penyakit demam berdarah

Pencegahan merupakan jenis pengobatan yang paling efektif. Hal ini disebabkan karena tidak ada vaksin yang bisa melindungi virus demam berdarah. Menghindari gigitan nyamuk menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegahnya. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjaga lingkungan terbebas dari nyamuk, yaitu:

  1. Gunakan pakaian yang menutupi seluruh bagian tubuh, seperti celana panjang, kemeja lengan panjang, serta kaus kaki. Terutama jika Anda melakukan perjalanan ke daerah tropis.
  2. Gunakan obat pengusir nyamuk dengan konsentrasi paling sedikit 10 persen diethyltoluamide (DEET), atau konsentrasi yang lebih tinggi untuk pemaparan yang lebih lama. Hindari penggunaan DEET pada anak-anak.
  3. Hindari menggunakan sabun yang beraroma harum karena dapat menarik nyamuk. Selain itu penggunaan parfum di daerah yang banyak terdapat nyamuk juga sebaiknya dihindari.
  4. Tutup pintu dan jendela rumah jika sudah menjelang sore karena nyamuk biasanya banyak berkeliaran di waktu senja.
  5. Hindari berada di luar rumah pada dini hari, sore, dan malam hari dimana nyamuk banyak berkeliaran.
  6. Hindari genangan air di rumah. Jika Anda memiliki bak penampung air, sebaiknya tutup agar nyamuk tidak berkumpul di bagian tersebut.
  7. Saat berkemah atau piknik, pilihlah area yang tidak terlalu dekat dengan air karena nyamuk senang berkumpul di tempat yang banyak air.

Tinggalkan Komentar