Masih Bingung Gimana Cara Menghitung GCS?

Masih Bingung Gimana Cara Menghitung GCS

Senyumperawat.com – Bagi mahasiswa baru, mungkin belum semua bisa memahami cara menghitung GCS dengan benar. GCS atau istilah lengkapnya Glasgow Coma Scale digunakan untuk mengukur kategori tingkat kesadaran seseorang. Pengukuran ini menggunakan skala-skala tertentu.

Cara menghitung GCS menerapkan pola matematis yang sederhana. Indikator yang dinilai adalah Eye (mata), Verbal (kemampuan verbal) dan Motoric (kemampuan motorik tubuh). Masing-masing memiliki nilai maksimal E: 4, V: 5, M: 6. Dengan begitu total GCS untuk pasien yang memiliki kesadaran penuh adalah 15 (composmentis).

Skala baku GCS

  • E (Eye): 4,
  • V (Verbal): 5,
  • M (Motoric): 6

Cara menghitung GCS berdasarkan skala

Respon mata (Eye)
  • Spontan: 4
  • Merespon terhadap verbal, dipanggil baru buka mata: 3
  • Merespon terhadap nyeri, misalnya dicubit baru buka mata: 2
  • Tak ada respon: 1
Respon Verbal
  • Orientasi terarah dan bicara jelas: 5
  • Bingung, disorientasi tempat dan waktu: 4
  • Mengucapkan perkataan yang tidak jelas: 3
  • Mengerang: 2
  • Tak ada respon: 1
Respon Motorik
  • Gerakan mengikuti perintah perawat: 6
  • Menjangkau dan menjauhkan atau melokalisir saat diberi rangsangan nyeri: 5
  • Menarik tubuh atau menghindar saat diberi rangsangan nyeri: 4
  • Fleksi abnormal, kedua tangan atau salah satu tangan menekuk bila diberi rangsangan nyeri: 3
  • Extensi abnormal, tangan atau salah satu tangan bergerak lurus disisi tubuh bila diberi rangsangan nyeri: 2
  • Tak ada respon: 1

Kriteria tingkat kesadaran menurut skor GCS

1. Composmentis, GCS 14 – 15

Composmentis atau biasa disingkat CM adalah kondisi dengan kesadaran penuh baik terhadap lingkungan maupun dirinya. Pasien juga dapat merespondengan baik.

2. Apatis, GCS 12 – 13

Kondisi seseorang tampak acuh tak acuk terhadap lingkungan disekitarnya.

3. Delirium, GCS 10 – 11

Kondisi seseorang dengan kekacauan gerak atau motorik, tampak gaduh dan gelisah, siklus tidur yang terganggu, disorientasi, kacau hingga meronta-ronta.

4. Somnolen, GCS 7 – 9

Kondisi seseorang mengantuk yang masih bisa sadar jika dirangsang, namun jika rangsangan berhenti akan tidur kembali.

5. Sopor/stupor, GCS 5 – 6

Kondisi seseorang dengan mengantuk yang dalam, yang masih dapat dibangunkan dengan rangsangan yang kuat seperti nyeri, namun tidak dapat bangun dengan sempurna serta tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

6. Semi coma, GCS 4

Kondisi seseorang dengan penurunan kesadaran dengan tidak memberikan respon dari pertanyaan, tidak bisa dibangunkan sama sekali, respon dengan nyeri hanya sedikit namun reflek pupil dan kornea masih baik.

7. Coma, GCS 3

Kondisi seseorang dengan penurunan kesadaran yang sangat dalam, tidak berespon terhadap rangsangan nyeri dan tidak ada gerakan.

Demikian gambaran cara menghitung GCS sesuai skor dan tingkat kesadaran. Mudah-mudahan dapat dihafal dan dipahami. Sebab, ketika berhadapan dengan pasien tidak mungkin lagi membuka catatan untuk menghitung skor GCS.

Kenapa kesadaran bisa menurun?

Otak mengambil peranan penting bagi kehidupan. Menjadi sebuah sistem yang lebih rumit dari sebuah rangkaian kode komputerisasi. Ia bekerja dengan sebuah stimulus dan respon dengan begitu cepat dan terintegrasi. Namun otak juga memerlukan nutrisi untuk bekerja. Tak hanya itu, oksigen juga merupakan makanan pokok bagi otak.

Kondisi dimana seseorang mengalami penurunan kesadaran, lebih identik disebabkan oleh kurangnya asupan oksigen ke otak. Ada beberapa minuman seperti kopi, cokelat, teh, dan minuman energi yang mengandung kafein, memiliki efek stimulan pada otak, yang dapat membuat seseorang lebih terjaga. Berbeda kisah dengan minuman yang mengandung alkohol, dan obat-obatan tertentu, seperti obat penenang, obat penghilang rasa sakit, obat epilepsi, atau obat stroke, dapat memberikan efek mengantuk dan mengurangi tingkat kesadaran.

Selain itu, ada beberapa penyakit yang mengakibatkan penurunan kesadaran. Beberapa penyakit yang dapat berakibat penurunan kesadaran antara lain seperti:

  1. Cedera Kepala Berat (CKB)
  2. Demensia (pikun),
  3. Syok hipovilemik,
  4. Penyakit jantung,
  5. Penyakit hati,
  6. Gagal ginjal,
  7. Hipoglikemia,
  8. Stroke

Penurunan kesadaran yang diakibatkan oleh beberapa penyakit di atas bisa sampai pada derajat Coma. Oleh karena itu, cegahlah penyakit sebelum terlambat.

Pos terkait