Dulunya Seragam Perawat Berjilbab Adalah Tren di Rusia

0
Dulunya Seragam Perawat Berjilbab Adalah Tren di Rusia

Senyumperawat.com – Tahukah kamu bahwa dulunya standar seragam perawat berjilbab diterapkan di Rusia? Ternyata demikianlah adanya. Meskipun Islam terbilang minoritas di Rusia, tapi dulu konsep seragam perawat berjilbab menjadi tren. Khususnya pada saat perang dunia.

Awalnya kami pun belum begitu yakin dengan kabar itu. Karena rasa penasaran kami setelah menemukan ada dokumentasi foto perawat berjilbab di sana, kami pun mencari data lain yang lebih lengkap. Akhirnya kami dapati data yang cukup lengkap disajikan oleh Wikipedia.

Jadi, pada saat berkecamuk perang dunia 1, Rusia menerjunkan tenaga medis profesional. Terutama dokter dan perawat yang cukup mumpuni dalam tindakan bedah. Karena tentunya dalam perang akan banyak sekali korban luka. Baik luka luar atau luka dalam.

Perawatan luka menjadi prioritas kala perang itu. Dipelopori oleh Vera Ignatievna Gedroits, perkembangan medis kala itu cukup baik. Wanita yang lahir pada 7 April 1870, adalah mahasiswi Universitas Lausanne.  Ia dilatih untuk menjadi ahli bedah di klinik profesor César Roux, lulus pada 1898. Ia pun mendapat nilai hampir sempurna. Gedroits menerima diploma sebagai Dokter Kedokteran dan Bedah.

Bermodal pengalamannya dalam perang Swiss, ia tularkan kepada koleganya di Rusia. Mulai dari cara membalut luka hingga bedah minor. Bahkan dengan berbagai metode yang dikembangkannya, ia memperoleh keberhasilan dalam pembedahan yang baik. Tentara Rusia dan Perhimpunan Dokter Militer Rusia secara resmi mengadopsi prosedur operasi Gedroits.

Penampilan perawat berjilbab di Rusia tempo dulu

Ia menerapkan standar pelayanan medis kala itu. Kemudian para perawat pun dibekali dengan keahlian bedah untuk membantunya. Salah satu murid Gedroits adalah Tsarina Alexandra Feodorovna Romanov yang merupakan permaisuri Rusia kala itu.

Permaisuri Rusia Alexandra Feodorovna bersama Vera Gedroitz, 1915
Permaisuri Rusia Alexandra Feodorovna bersama Vera Gedroitz, 1915 (Foto: Wikipedia)

Banyak tenaga perawat yang ia ajarkan untuk menangani korban luka. Satu hal yang menarik di sini adalah seragam perawat wanitanya. Tampak para perawat berjilbab mengelilingi Gedroits.

Standar seragam perawat di Rusia adalah mengenakan jilbab

Memang tidak dijelaskan apakah ia pernah pergi ke negeri muslim atau belum. Tapi jika melihat kebijakan yang diambil, boleh jadi ia pernah melihat wanita muslimah yang berjilbab. Kemungkinan pula ia punya kesimpulan bahwa dengan begitu sudah cukup untuk menjadi alat pelindung diri bagi tenaga medis. (Destur)

Tinggalkan Komentar