Bedanya Bintik Merah Demam Berdarah

Senyumperawat.com – Bintik merah demam berdarah berbeda dengan bintik merah karena penyakit lain. Bintik-bintik merah ini muncul pada mulanya dari area wajah. Lalu turun hingga ke dada. Tampaknya akan menghilang namun sebenarnya masih tetap tampak samar.

Pada hari keempat, bintik merah akan berkurang. Hingga di hari keenam menghilang. Meskipun kulit direnggangkan, bintik merah tersebut juga ternyata akan tetap terlihat.

Inilah bedanya bintik merah demam berdarah dengan campak misalkan. Ruam pada penyakit campak biasanya timbul pada hari ke-3, lalu akan bertambah banyak pada hari ke-6 dan ke-7. Hingga akhirnya berubah warna jadi kehitaman dan bertahan selama seminggu.

Gejala awal bintik merah demam berdarah

Gejala DBD juga sering kali diawali dengan panas tinggi yang terjadi secara mendadak. Biasanya, hal inilah yang membedakan bintik merah gejala DBD dengan bintik merah karena hal lain.

Ruam merah pada kulit tersebut, yang membedakan DBD dengan penyakit lain. Kemudian diikuti dengan gejala lain seperti kejadian syok (fase kritis) yang dipercepat oleh kondisi kekurangan cairan. Hal ini dapat terjadi karena trombosit turun yang mengakibatkan kelainan pada pembuluh darah (pendarahan).

Kondisi tersebut sering kali dikaitkan dengan penyebab kematian penderita DBD. Kematian dapat dihindari, bila penderita mendapatkan penanganan yang cepat dan benar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium segera setelah mengalami panas tinggi hingga 3 hari berturut-turut.

Tips pencegahan demam berdarah

Anda patut untuk curiga jika mendapati tanda bintik merah demam berdarah seperti dijelaskan di atas. Tapi, sebelum semua itu terlambat, lakukanlah tindakan pencegahan. Berikut ini tips yang bisa diterapkan sebagai pencegahan demam berdarah.

Lakukan 3M

  1. Membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es (menguras)
  2. Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air
  3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

Apakah 3M saja cukup? Ternyata ada plus-plusnya. Berikut ini tindakan pencegahan tambahannya:

  1. Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
  2. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
  3. Menggunakan kelambu saat tidur
  4. Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
  5. Menanam tanaman pengusir nyamuk
  6. Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
  7. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Dengan mengenali bedanya bintik merah demam berdarah dengan bintik merah penyakit lain, kita akan lebih waspada. Kemudian, tindakan pencegahan di atas hendaknya dilakukan secara komprehensif. Libatkan aparat desa untuk menggerakkan masyarakat melakukan hal demikian. Sebab, jika satu rumah lalai akan hal di atas, dampaknya bisa dirasakan oleh satu kampung.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker