Apakah Syarat Menjadi Tenaga Kesehatan Haji Harus Seorang PNS?

Senyumperawat.com – Beberapa orang ada yang bertanya, apakah syarat menjadi tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) harus PNS. Ada baiknya untuk menjawab pertanyaan ini, kita lihat apa saja syarat yang ditetapkan. Secara resmi, website rekrutmen dari Puskes Haji mengenai syarat menjadi tenaga kesehatan haji Indonesia sudah sangat rinci.

Ada pun syaratnya antara lain:

  1. Satu syarat mendaftar TKHI yang wajib dipenuhi adalah WNI (Warga Negara Indonesia) yang beragama Islam;
  2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta;
  3. Bagi pendaftar yang bekerja di rumah sakit/klinik swasta, melampirkan surat izin operasional rumah sakit/klinik swasta;
  4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah;
  5. Berusia maksimal 55 tahun;
  6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.
  7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan Surat Keputusan penempatan atau Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami, jika yang mendaftar sudah bersuami;
  10. Pasangan suami/istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama;
  11. Bersedia tidak menjadi penyerta suami/istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji;
  12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional;
  13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum;

Pada syarat nomor 2 disebutkan “Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta”. Maka berarti tidak ada syarat menjadi tenaga kesehatan haji harus PNS. Boleh pula seorang pegawati tetap disebuah Rumah Sakit atau klinik swasta. Tentunya dengan syarat pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagaimana disebutkan pada syarat nomor 7.

Baca juga: Persyaratan Mendaftar TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) Bagi Dokter dan Perawat, Bagaimana Kalau Bidan?

Disebutkan pula dalam syarat nomor 3 “Bagi pendaftar yang bekerja di rumah sakit/klinik swasta, melampirkan surat izin operasional rumah sakit/klinik swasta”. Selama yang mendaftar melampirkan berkas yang disyaratkan, maka meskipun dari klinik swasta tetap bisa mendaftar sebagai tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI).


Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker