ASI Eksklusif dan Cara Menyusui yang Benar

ASI Eksklusif dan Cara Menyusui yang Benar

Senyumperawat.com – Sudah sering dibahas perihal ASI Ekslusif ini. Namun yang namanya Promkes (promosi kesehatan) selalu diberikan. Edukasi kepada ibu hamil tentang ASI Eksklusif akan sering disampaikan oleh tenaga kesehatan. Baik itu pengertian ASI Eksklusif, manfaat, kerugian ketika tidak diberikan dan cara menyusui yang benar. Baik, coba kita urai poin-poin tersebut dengan lugas.

Pengertian ASI Ekslusif

Pengertian ASI ekslusif bisa dimaknai dengan pemberian air susu ibu (ASI) saja kepada bayi hingga 6 bulan. Pemberian ASi ini memang tanpa disertai makanan atau minuman tambahan apa pun. Setelah usia 6 bulan, baru kemudian si kecil diberikan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). Biasanya akan dijelaskan oleh tenaga kesehatan selepas persalinan atau saat di Posyandu.

Di era digital begini, banyak pula referensi yang bisa dicari sendiri melalui website. Tentunya perlu diperhatikan validitas informasi yang didapat. Jangan sampai salah informasi yang akhirnay termakan oleh hoax.

Manfaat memberikan ASI

Jangan meremehkan tindakan pemberian ASI Eksklusif. Ternyata manfaatnya tak hanya bagi bayi, bagi ibu pun sangat baik. Mari kita urai satu per satu.

a. Bagi Si Bayi

  • Komposisi ASI sangat baik untuk tumbuh-kembang
  • Makanan yang paling sesuai dengan sistem pencernaan bayi
  • Meningkatkan hubungan kasih sayang dengan ibu
  • Sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh bayi

b. Bagi Ibu

  • Sebagai metode KB alami
  • Memperkecil kemungkinan terjadinya kanker payudara
  • Menjalin hubungan kasih sayang dengan bayi
  • Menjadi sarana untuk memberikan pelajaran dasar semisal membacakan Al Quran dan menanamkan kebaikan.

Kerugian jika tidak memberikan ASI Ekslusif

  • Bayi akan kehilangan masa-masa penting untuk mendapatkan nutrisi terbaiknya.
  • Seorang ibu akan lebih besar memiliki resiko kanker payudara.
  • Momen berharga untuk saling mendekatkan hati akan terlewati.
  • Si kecil akan mendapatkan nutrisi yang kurang sesuai secara alamiah bagi tubuhnya.

Cara Menyusui yang Benar

  • Sekehendak bayi atau sesering mungkin
  • Cuci tangan
  • Bersihkan aerola mamae dengan air hangat, masase pada payudara untuk merangsang pengeluaran ASI
  • Tentukan posisi yang aman dan nyaman
  • Upayakan serileks mungkin
  • Perut bayi menghadap ke perut ibu
  • Mulut bayi membuka lebar menutupi sebagian besar daerang sekitar puting susu
  • Telinga dan tangan bayi dalam satu daerah garis lurus
  • Dagu bayi menempel ke payudara
  • Susui bayi pada payudara secara bergantian masing-masing selama 10 menit
  • Sendawakan bayi setelah menyusui
  • Bersihkan area mulut bayi jika telah selesai.
  • Bersihkan payudara setelah menyusui.
Share

COMMENTS