Syarat Pendaftaran CPNS 2018 Secara Umum, Siapkan Sekarang Karena Sebentar Lagi Dibuka

Syarat Pendaftaran CPNS 2018 Secara Umum, Siapkan Sekarang Karena Sebentar Lagi Dibuka

Senyumperawat.com – Syarat pendaftaran CPNS 2018 secara umum sudah bisa mulai disiapkan. Pasalnya, pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka di awal-awal tahun ini. Diperkirakan akan dimulai pendaftaran pada bulan Februari hingga maret.

Pemerintah Republik Indonesia sudah mengumumkan Tahun 2018 ini akan merekrut CPNS. Tidak tanggung-tanggung, akan ada rekrutmen besar-besaran calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk daerah-daerah.

Kebutuhan formasi masih digodok Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Formasi ini disesuaikan dengan anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pendaftaran diperkirakan Februari-Maret ini.

Dalam setiap rekrutmen, tentu ada syarat yang diberlakukan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui secara dini apa saja syarat pendaftaran CPNS 2018. Berikut ini kami sajikan rangkuman dari berbagai sumber tentang syarat pendaftaran CPNS 2018 secara umum:

Syarat pendaftaran CPNS 2018 untuk lulusan diploma dan sarjana

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
  3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
  4. Pas foto terbaru ukuran 4×6 cm sebanyak 4 lembar – latar belakang merah.

Lulusan SMA/sederajat

  1. Materai Rp 6.000
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi ijazah/STTB
  4. Fotokopi ijazah SD
  5. Fotokopi ijazah SLTP
  6. Fotokopi ijazah SLTA.

Syaratan Umum Pendaftaran CPNS 2018

  1. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta sehat jasmani dan rohani.
  2. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat tidak atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  4. Tidak berkedudukan sebagai CPNS /PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan pihak manapun.
  5.  Tidak menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik.

 

Gaji PNS 2018 Makin WOW

Pada 2018, PNS yang akan pensiun 250 ribu orang. Terhitung sebanyak 38 ribu di pemerintah pusat dan sisanya daerah. Dipastikan tak lebih dari 250 ribu posisi yang diusulkan pada 2018.

Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, rumusan upah yang diterima bagi PNS alias take home pay hanya akan terdiri dari tiga komponen, yakni gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

Untuk gaji pokok, akan ada peningkatan rasio atau perbandingan antara besaran gaji terendah PNS dan gaji tertinggi PNS. Gaji pokok tidak lagi berdasarkan masa kerja, tetapi didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, dan risikonya.

Saat ini, rasio gaji pokok yang berlaku mencapai 1:3,7. Contohnya, jika gaji pokok terendah PNS sekitar Rp 1,2 juta, gaji pokok tertinggi sebesar Rp 4,44 juta. Pada tahun 2018 ini, rasionya naik menjadi 1:11,9 sehingga gaji pokok tertinggi bisa melonjak Rp 14,3 juta.

Penerapan sistem gaji baru akan dilakukan pada 2018 lantaran pemerintah membutuhkan persiapan untuk sosialiasi ke seluruh daerah sekaligus persiapan anggarannya di daerah.

Seperti diketahui gaji pokok PNS belum mengalami kenaikan selama tiga tahun teakhir. Gaji pokok pada tahun 2017 lalu masih sama dengan 2015 lalu. Jika ada kenaikan itu hanya untuk tunjangan saja.

Gaji pokok PNS 2017 lalu mengacu pada PP Nomor 30 Tahun 2015. Besarannya tergantung golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG). Tiap instansi pemerintah memberikan tunjangan berbeda-beda.

Share

COMMENTS