Persyaratan Mendaftar TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) Bagi Dokter dan Perawat, Bagaimana Kalau Bidan?

0
Persyaratan Mendaftar TKHI

Senyumperawat.com – Persyaratan mendaftar TKHI (Tenaga Kesehatan Hahji Indonesia) hampir mirip dengan persyaratan mendaftar kerja pada umumnya. Tapi tentunya ada beberapa persyaratan khusus lain yang harus dipenuhi. Misalkan bagi bekerja di rumah sakit atau klinik swasta, diminta untuk melapirkan surat izin operasionalnya. Ada pula syarat khusus bagi suami-istri yang ingin mendaftar. Maka tidak diperkenankan mendaftar dalam satu muslim yang sama.

Lebih rinci terkait persyaratan mendaftar TKHI adalah sebagai berikut:

  1. Satu syarat mendaftar TKHI yang wajib dipenuhi adalah WNI (Warga Negara Indonesia) yang beragama Islam;
  2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta;
  3. Bagi pendaftar yang bekerja di rumah sakit/klinik swasta, melampirkan surat izin operasional rumah sakit/klinik swasta;
  4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah;
  5. Berusia maksimal 55 tahun;
  6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.
  7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan Surat Keputusan penempatan atau Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami, jika yang mendaftar sudah bersuami;
  10. Pasangan suami/istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama;
  11. Bersedia tidak menjadi penyerta suami/istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji;
  12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional;
  13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum;

Selain persyaratan yang bersifat umum, ada pula persyaratan mendaftar TKHI yang bersifat khusus. Ada pun syarat menjadi Tenaga Kesehatan Haji Indonesia secara khusus sebagaimana dilansir dari situs kesehatan haji, sebagai berikut:

1. Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat

a. Dokter

  • Memiliki sertifikat kegawatdaruratan medik (ATLS, ACLS, AT CLS, ALS, GELS);
  • Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi (STR);
  • Memiliki Surat Izin Praktik (SIP);
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.

b. Perawat

  1. Pendidikan minimal Sekolah Perawat Kesehatan (SPK);
  2. Memiliki sertifikat kegawatdaruratan keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing);
  3. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan STR;
  4. Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) atau Surat Izin Kerja (SIK) yang masih berlaku;
  5. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
  6. Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.

2. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan

a. Tim Manajerial

1) Kepala Bidang, dengan persyaratan:

  • Laki-laki;
  • Struktural di Kementerian Kesehatan diutamakan setingkat eselon II;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH.

2) Sekretaris, dengan persyaratan:

  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

3) Kasie Sanitasi dan Surveilans, dengan persyaratan:

  • Struktural di institusi kesehatan;
  • Dokter atau sarjana di bidang kesehatan lingkungan/ epidemiologi;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang sanitasi atau epidemiologi;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

4) Kasie Bidang Farmasi dan Perbekalan Kesehatan, dengan persyaratan:

  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Apoteker;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang kefarmasian;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

5) Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP), dengan persyaratan:

  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

B. PPIH yang berkedudukan di Daerah Kerja

1) Kasie Kesehatan, dengan persyaratan:

  • Laki-laki;
  • Dokter yang bekerja di lingkungan Kementerian Kesehatan atau TNI/POLRI;
  • Mempunyai pengalaman manajemen/atau fungsional;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data;

2) Koordinator Administrasi Pelayanan Kesehatan, dengan persyaratan:

  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.

3) Kasubsie BPHI Daker, dengan persyaratan:

  • Dokter umum dengan S2 Kesehatan atau dokter spesialis;
  • Khusus untuk Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

4) Penanggung Jawab Pelayanan Medik, dengan persyaratan:

  • Dokter spesialis;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang pelayanan medik;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

5) Penanggung Jawab Keperawatan, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah S1 Keperawatan;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang keperawatan;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

6) Penanggung jawab Penunjang Medik, dengan persyaratan:

  • Dokter;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang penunjang medik;
  • Khusus Daker Makkah diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

7) Dokter BPHI Daker, terdiri dari:

  • Dokter umum;
  • Dokter gigi;
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, paru, syaraf, kesehatan jiwa, dan bedah; Dengan persyaratan sebagai berikut:

a) Bertugas di sarana pelayanan kesehatan;
b) Khusus dokter umum diutamakan yang bertugas di bagian ICU/ IGD;
c) Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
d) Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

8) Tenaga Keperawatan BPHI Daker, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • Diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan RS;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

9) Analis Kesehatan, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Analis Kesehatan;
  • Bekerja di instalasi laboratorium.

10) Radiografer, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Radiologi;
  • Bekerja di instalasi radiologi RS.

11) Rekam Medik, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Rekam Medis;
  • Bekerja di Unit Rekam Medik RS;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel.

12) Teknisi Elektromedik, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Teknik elektromedik;
  • Bekerja di unit pelayanan elektromedik RS.

13) Nutrisionis dan Dietisian, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Gizi;
  • Bekerja sebagai tenaga gizi di Rumah Sakit.

14) Kasubsie Perbekkes, dengan persyaratan:

  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

15) Penanggung jawab Depo dengan persyaratan:

  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi rumah sakit dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

16) Penanggung jawab Apotek dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

17) Staf Apotek dengan Persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

18) Anggota Depo Farmasi dan Perbekalan kesehatan, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi RS dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

19) Kasubsie Sanitasi-Surveilans (Sansur), dengan persyaratan:

  • Berijazah S1/S2 kesehatan masyarakat dengan peminatan kesehatan lingkungan/epidemiologi;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.

20) Staf Sansur, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir mengoperasikan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet.

21) Petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Bidang Kesehatan, dengan persyaratan:

  • Minimal berijazah DIII komputer;
  • Mahir mengoperasikan sistem jaringan komputer;
  • Berpengalaman minimal 1 tahun dalam pengelolaan Siskohatkes, dibuktikan dari surat keterangan pimpinan Institusi;

C. PPIH yang berkedudukan di Sektor, terdiri dari:

1) Wakil Ketua Sektor, dengan persyaratan:

  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah atau penyakit dalam atau paru atau khusus dokter umum diutamakan yang bekerja di instalasi gawat darurat/ICU di rumah sakit;
  • Di utamakan sudah pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel; Mempunyai kemampuan manajerial dan/atau fungsional;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

2) Staf Sektor, terdiri dari dan dengan persyaratan:

a) Dokter umum:

  • Diutamakan yang bertugas di bagian ICU/IGD;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;

b) Dokter spesialis penyakit dalam atau paru:

  • Diutamakan yang bertugas di rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;

c) Tenaga Keperawatan:

  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • Diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

d) Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan:

  • Minimal berijazah DIII farmasi;
  • Diutamakan yang berpengalaman dan bekerja di instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

e) Sansur:

  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan yang berpengalaman dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.

Begitulah persyaratan mendaftar TKHI yang dibagi dalam banyak bidang. Jika Anda berminta menjadi Tenaga Kesehatan Haji (TKHI), persiapkanlah persyaratan mendaftar TKHI ini sejak dini.

Share

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.