Kunci Jawaban Ujian Kompetensi Perawat, Cukup Ikhtiar dan Tawakal

Senyumperawat.com – Kunci jawaban Uji Kompetensi Perawat pasti banyak dicari. Baik Anda adalah perawat yang baru lulus atau yang sudah senior tapi belum lulus UKom. Bagi sebagian orang, Ujian Kompetensi Perawat hanya sebagai legalitas. Tapi tak sedikit pula yang menilai hanya mubadzir. Di lain sisi, ada pula yang menganggapnya untuk peningkatan kompetensi perawat. Namun tak sedikit pula yang mengeluhkan karena ijazah menjadi tak berguna karena hal ini. Semua itu adalah opini dari beberapa kalangan perihal diadakannya Ujian Kompetensi.

Terang saja, tanpa lulus Ujian Kompetensi, perawat tidak bisa dianggap profesional. Bahkan, ijazah yang selama ini diraih dari kuliah sekian tahun menjadi tak berarti. Namun, ini adalah sebuah regulasi yang akhirnya disepakati. Tujuan salah satunya adalah untuk menyeleksi para perawat yang memang layak mendapatkan sertifikat sebagai perawat.

Tak perlu panjang lebar, kembali kita bahas perihal kunci jawaban Uji Kompetensi Perawat. Semua ujian sejatinya selalu ada hikmahnya. Termasuk pula jawaban dari setiap ujian akan selalu ada.

Kunci jawaban Uji Kompetensi Perawat

1. Beribadah

Berdoa adalah kunci jawaban ujian kompetensi yang pertama. Seseorang tanpa doa, ibarat hidup tanpa beribadah bagaikan makan tanpa nasi. Nasi bagi orang Indonesia adalah makanan pokok. Jadi tanpa adanya nutrisi yang pokok itu maka tubuh akan terasa kekurangan energi. Termasuk dalam ujian, beribadah akan membuka jalan untuk dipermudahnya saat menjawab.

2. Ikhtiar

Optimalkan belajar. Jangan hanya mengharapkan contekan dari tetangga. Menjadi sia-sia ibadah jika akhirnya ikhtiar tidak dioptimasi. Terlebih mengandalkan contekan, ibadahnya akan tak berarti lagi.

3. Sabar

Sabar saat menanti keputusan lulus atau tidak. Sabar saat akhirnya harus mengulang. Sabar untuk mencari kunci jawaban ujian kompetensi. Semua perlu kesabaran agar lebih maksimal.

4. Syukur

Syukuri apa yang ada. Setiap hasil adalah korelasi dari ikhtiar. Seberapa pun hasilnya, harus tetap disyukuri. Sebab, syukur akan mengantarkan kita kepada terbukanya nikmat dari Allah yang lebih luas. Syukur tatkala proses pencarian kunci jawaban ujian kompetensi. Perlu diingat bahwa kunci jawaban ujian kompetensi memang tak pernah gratis tiba-tiba muncul di depan kita.

5. Jangan terlalu pusing, jangan terlalu santai

Pastikan bahwa Anda telah melakukan persiapan yang diperlukan untuk mengikuti ujian kompetensi ini. Setidaknya Anda harus sudah familiar dengan format dan tipe soal yang akan diujikan nanti. Oleh karena itu berlatih secara rutin akan membuat kemungkinan Anda lulus lebih tinggi.

Soal ujian kompetensi ini terdiri dari 120 soal pilihan ganda dan wajib diselesaikan selama 2 jam. Berarti setiap soal hanya diberikan waktu 1 menit untuk memilih satu jawaban yang paling tepat.

Peraturannya seperti ujian kelulusan saat Anda masih sekolah dulu. Jadi sistemnya komputerisasi. Berikut ini untuk pengingat kembali:

  1. Pastikan diisi dengan pensil 2B yang asli, jangan bajakan.
  2. Apabila Anda ingin merubah jawaban yang diberikan, pastikan bahwa jawaban yang telah diberikan sebelumnya telah Anda hapus dengan bersih,
  3. Jangan berikan tanda apapun di lembar jawaban menggunakan pulpen atau pensil, kecuali pada tempat yang diperbolehkan,
  4. Anda tidak perlu merubah apapun bagian sebelah kiri dari lembar jawaban yang tampak berbayang, biarkan saja apa adanya,
  5. Jangan melipat lembar jawaban Anda agar alat korektor lembar jawaban dapat membaca lembar jawaban Anda dengan sempurna.

6. Soal ujian harus dibaca serius, tapi jangan kelamaan

Setiap studi kasus dan skenario biasanya berbeda. Coba dan fahami semua bahan yang diujikan. Studi kasus juga biasanya akan diambil dari pengalaman nyata yang terjadi di rumah sakit atau layanan kesehatan lain. Oleh karena itu, pasangan jawaban yang akan Anda temui dalam soal ujian kadang terlihat diluar konteks dan kerapkali dimulai dari pertengahan proses pengobatan. Selama ujian, Anda tidak akan mendapati soal yang menjelaskan topik secara umum (berbeda dengan yang Anda biasa jumpai di buku), melainkan Anda akan langsung dibawa ketengah-tengah jenis soal ujian yang baru dan tidak Anda kuasai.

7. Upayakan sesempurna mungkin, tapi jangan menghabiskan waktu karena terlalu lama berpikir

Jika Anda sudah membaca satu soal tapi jawaban tak kunjung terjawab, maka solusinya adalah lompati dulu. Jangan sampai Anda terpaku pada satu soal harus diselesaikan tapi soal lain yang lebih mudah justru terabaikan. Pastikan pula Anda yakin akan jawaban Anda. Karena ketika sudah dijawab tapi kemudian ragu dan dihapus lagi, akhirnya kertas akan kotor karena sering dihapus.

8. Jangan terlalu meremehkan

Perlu difahami bahwa kejayaan seseorang adalah berkat usaha gigih yang dilakukannya secara sedikit demi sedikit namun berkesinambungan. Bukan hasil keberuntungan karena soal uji kompetensi yang keluar hasil belajar dengan sistem kebut semalam.

Ketika Anda menganggap remeh suatu hal, maka Anda akan malas-malasan melakukannya. Hal ini akan berakibat fatal. Terlebih ujian kompetensi ini berbayar. Kalau akhirnya mengulang, maka butuh biaya lagi.

9. Perbanyak akses data

Data bisa didapatkan dari banyak akses. Bisa dari internet atau kolega. Perbanyak data Anda untuk dipelajari. Tapi jangan data cara mencontek. Nanti fokus ke trik mencontek yang baik tapi justru lupa cara belajar yang baik. Bercanda, jangan diambil hati, ambil dagingnya saja.

Cari kolega yang sukses melalui ujian kehidupan tersebut. Jangan justru mencari teman senasib yang gagal terus dan gagal lagi. Hidup Anda perlu perspektif lain dari orang-orang sukses agar tertular.

10. Perbanyak sedekah

Sedekah adalah salah satu cara termudah untuk mendapatkan kemudahan pula. Alasannya sederhana, sedekah pada dasarnya adalah meringankan beban orang lain. Ketika kita banyak bersedekah, maka semakin banyak orang yang telah kita permudah urusannya. Baik itu urusan finansial atau urusan lain. Sedekah telah banyak memberikan kisah hikmah. Banyak orang yang menjadikan sedekah sebagai wasilah untuk meraih keridhoan Allah.

Pertolongan Allah datang dari arah tak terduga. Oleh karenanya, dalam urusan apa pun, sedekah bisa menjadi salah satu sarana.


Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Check Also

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker