Muhammadiyah Kirim 15 Milyar Untuk Muslim Rohingya

Senyumperawat.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengirim tim medis MuhammadiyahAid ke Distrik Cox’s Bazar, Bangladesh untuk membantu pengungsi etnis Rohingya yang terusir dari kampung halamannya di Provinsi Rakhine, Myanmar. Tim Muhammadiyah Aid yang beranggotakan tiga dokter dan sembilan perawat tiba di Bangladesh pada 23 September 2017.

Tim Muhammadiyah Aid, Andar Nubowo mengatakan kondisi di sana cukup ketat untuk bantuan asing, termasuk dari Indonesia.

“Kedatangan relawan asing dari Indonesia, Malaysia dan Turki sejak kedatangan diawasi ketat,” ungkap Andar melalui video daring yang diunggah Tim Media Lazismu, Rabu (27/9/2017).

Perlu ijin resmi dari Pemerintah Bangladesh dan wajib bermitra lokal untuk segala aktivitas kemanusiaan di Cox’s Bazar. Penyaluran bantuan harus dilakukan oleh mitra lokal.

“Saat ini, baru diijinkan 50 ribu US dolar atau Rp 600 juta dari Indonesia, semoga ada penambahan kuota lagi,” lanjutnya.

Tidak ada jaminan keamanan bagi pekerja sosial atau relawan kemanusiaan. Di Bangladesh, tahun lalu, terjadi pembunuhan massal 20 orang asing di sebuah restoran. Hal ini masih menjadi trauma.

“Kami tidak boleh jalan malam atau makan sendirian di restoran,” paparnya.

Tim Medis Muhammadiyah Aid, akhirnya diizinkan masuk oleh Pemerintah Bangladesh pada 25 September 2017. Seluruh Tim ikut menandatangani kesepakatan (MoU) dengan lembaga Bangladesh Tim Muhammadiyah Aid juga mengikuti rapat koordinasi dengan Tim Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) setibanya di Dhaka, Bangladesh.

Kendati dalam situasi yang sulit, Tim berupaya bekerja semaksimal mungkin. Tim Muhammadiyah Aid memohon doa kepada masyarakat Indonesia supaya kami di lapangan mendapat kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan misi kemanusiaan.

Diketahui, total donasi yang terkumpul lewat Lazis Muhammadiyah (Lazismu) telah mencapai 15 Milyar rupiah. Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan para pengungsi maupun korban etnis Rohingya, menyusul serangan militer pemerintah Myanmar, beberapa waktu lalu. (Destur/Okezone)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker