Jangan Terima Lamaran Cowok Perokok, Hikmah Tragedi Meninggalnya Bayi Karena Asap Rokok

0
Jangan Terima Lamaran Cowok Perokok

Senyumperawat.com – Cowok perokok bisa saja dianggap gagah oleh sebagian argumen. Namun itu adalah argumen orang jaman dulu. Kalau jaman sekarang tentu sebutannya berbeda. Rokok adalah sumber penyakit karena ia bersifat racun. Jadi cowok perokok bisa saja disebut orang keracunan.

Manusia diberikan oleh Allah berupa akal. Akal diciptakan untuk melawan hawa nafsu. Berbeda dengan binatang yang mana ia tidak punya akal sehingga hanya nafsu yang dominan. Boleh jadi, ketika ada seorang cowok perokok dan ia melazimi hal itu, ia telah terkendali oleh nafsu bukan akal. Ini adalah analogi sederhana. Tentu orang yang berakal ketika membaca larangan, maka ia sebaik mungkin menghindari.

Misalkan, ketika naik motor di jalan raya namun kemudian ada peringatan “Hati-hati ada lubang galian”. Serta-merta kita akan berpikir bahwasanya ketika kita tetap melaju di jalan itu, maka kita akan terperosok ke lubang. Bahkan bisa saja berakibat kematian jika kita kebut motornya.

Aneh memang, jalan saja ketika ada peringatan seperti itu kita akan waspada. Padahal tidak disebutkan tulisan bernada ancaman kematian atau sejenisnya. Coba tengok kemasan rokok sekarang. Tulisannya tidak tanggung-tanggung, “Merokok membunuhmu”. Tapi cowok perokok tidak pernah mengedepankan akal sehingga nafsu yang berbicara. Akhirnya ia terabas saja peringatan itu kendati sudah jelas akan mengakibatkan kematian.

Kisah bayi meninggal karena asap rokok

Dilansir dari laman detikhealth, ini adalah kisah bayi yang meninggal karena terkena paparan rokok. Fitria Indah Lestari, seorang ibu muda yang terkenal karena sebuah postingannya di media sosial menjadi viral yang memuat curahan hatinya karena bayinya meninggal akibat pneumonia.

Ditemui di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, wanita berusia 21 tahun ini bercerita bahwa penyakit yang merenggut nyawa Muhammad Hafizh Syawal, anak keduanya disebabkan oleh paparan asap rokok.

Berawal dari acara aqiqah yang diadakan di rumahnya, bayinya terpapar asap rokok dari beberapa perokok yang hadir. “Saya enggak nyangka juga habis acara itu, hanya lima menit di ruangan itu tiba-tiba anak saya bisa jadi korban,” ujarnya kepada detikHealth, baru-baru ini.

Baca juga: Bayinya Meninggal Kena Pneumonia Akibat Asap Rokok, Curhatan Ibu Muda Ini Viral

Dua hari setelahnya, bayinya mengalami batuk yang tak kunjung sembuh. Setelah diperiksa, ternyata bayinya didiagnosis penyakit pneumonia akibat asap rokok oleh dokter.

“Saya dikasih lihat hasil rontgennya, paru-parunya sudah putih semua. Katanya sudah tertutup asap,” jelas Fitria.

Suami Fitria yang bertempat tinggal di Tangerang ini ternyata juga seorang perokok aktif, terutama sebelum kepergian anak keduanya itu. Fitria mengatakan bahwa kepergian anak keduanya itu mungkin diakibatkan oleh paparan asap rokok sejak masa kehamilannya.

“Suami ngerokok, semenjak kejadian itu meninggalnya anak saya sudah mulai berhenti sedikit-sedikit. Saya pas lagi hamil suka cium asap rokoknya itu, kata saya ‘jangan ngerokok lagi lah, kasihan ini takut lahirnya gimana-gimana,” tutupnya. (Destur)

Tinggalkan Komentar