Baca Al Quran Tapi Gak Paham Artinya, Apa Dapat Pahala?

Senyumperawat.com – Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya apakah boleh baca al-Quran tanpa tahu artinya. Beliau menjawab:

نَعَمْ يَجُوْزُ أَنْ يَقْرَأَ الْمُؤْمِنُ وَالْمُؤْمِنَةُ الْقُرْآنَ وَإِنْ لَمْ يَفْهَمِ الْمَعْنَى

“Ya, seorang mukmin dan mukminah boleh baca al-Quran tanpa tahu artinya.” (www.binbaz.org)

Syaikh Ibnu Utsaimin juga pernah mendapat pertanyaan serupa, apakah seseorang akan tetap mendapat pahala ketika baca al-Quran tanpa tahu artinya. Beliau menjawab,

فَالْإِنْسَانُ مَأْجُوْرٌ عَلَى قِرَاءَتِهِ سَوَاءٌ فَهِمَ مَعْنَاهُ أَمْ لَمْ يَفْهَمْ

“Seseorang akan tetap mendapat pahala atas bacaan al-Quraannya baik tahu atau tidak tentang artinya.” (www.ibnothaimeen.com)

Namun demikian, karena kita diciptakan Allah ‘Azza wa Jalla sebagai manusia yang terlahir di negeri Indonesia yang bahasanya bukan bahasa arab, menjadi wajib bagi kita untuk mempelajari bahasa arab agar lebih mudah dalam mengetahui arti dan makna yang terkandung di dalam al-Quran. Tanpa menguasai bahasa arab, mustahil kita bisa memahami dengan baik makna ayat dalam al-Quran.

Jika kita menginginkan manfaat yang lebih, tidak sekedar mendapat pahala baca al-Quran tanpa tahu artinya, maka kita harus berusaha untuk memahami makna dan artinya.

Jika sudah mulai terbiasa istiqamah membaca al-Quran, perlu untuk meningkatkan level ibadahnya dari hanya sekedar membaca, menuju level membaca plus berusaha memahami maknanya. Minimal terjemahannya. Dari sekedar mendapat pahala membaca menuju pahala mentadabburi, kemudian pahala mengamalkan.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad: 29)

Dalam ayat lain Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

“Maka apakah mereka tidak mentadaburi Al-Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)

Sampai kapanpun, membaca al-Quran plus mentadaburinya lalu mengimplementasikannya dalam amal nyata tentu lebih baik dan lebih sempurna pahalanya dari hanya sekedar baca al-Quran tanpa tahu artinya. (Destur/Dakwah.id)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker